
Bengkalispos.com- Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, melakukan Gerakan Kulkul PKK di Banjar Delod Pempatan, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, pada hari Minggu (11/1).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dan upaya penyosialisasian yang intensif terhadap program Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang sebelumnya telah diperkenalkan oleh TP. PKK Provinsi Bali dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali.
Tujuan utama dari gerakan ini adalah menciptakan kesadaran bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara terus-menerus.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat kerja sama yang tulus dan mengembangkan budaya kebersihan yang dimulai dari tingkat keluarga, kemudian berkembang ke tingkat banjar dan desa secara keseluruhan.
Hadiri juga Camat Mengwi, Lurah Lukluk, Bendesa Adat Perang, Bendesa Adat Anggungan, Kepala Lingkungan serta Kelian Adat di seluruh Kelurahan Lukluk, pengurus TP. PKK Badung, Ketua TP. PKK Kecamatan Mengwi, Ketua TP. PKK Kelurahan Lukluk, serta masyarakat setempat.
Pada kesempatan itu, Ibu Rasniathi melakukan penanaman pohon kamboja di wilayah Banjar Delod Pempatan sebagai wujud partisipasi dalam program penghijauan area.
Selain itu, Rasniathi menyerahkan tempat sampah 3R kepada Kelurahan Lukluk yang akan didistribusikan ke tiga Desa Adat yang berada di wilayah Kelurahan Lukluk.
Ibu Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari petunjuk langsung Ketua TP. PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, yang meminta seluruh lapisan masyarakat untuk mengajak masyarakat menyosialisasikan gerakan gotong royong bersih-bersih di setiap Desa/kelurahan dan Kecamatan melalui Gerakan Kulkul PKK.
"Alat kulkul yang kita gunakan tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi untuk memulai kegiatan pembersihan, tetapi juga sebagai bentuk upaya melestarikan budaya Bali yang kaya. Kulkul ini akan menjadi tanda bahwa kita semua akan bersama-sama menjaga lingkungan sekitar," katanya.
Pihak terkait juga menekankan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya anggota PKK dan Posyandu. Dengan berjalannya program ini, diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai sampah dan kebersihan lingkungan.
Sebagai langkah yang berkelanjutan, Ibu Rasniathi mengumumkan bahwa kegiatan kerja bakti pembersihan akan dilakukan secara teratur setiap bulan, yaitu pada hari Minggu pertama tiap bulannya.
Untuk memperingati dimulainya kegiatan, kulkul akan dipukul 15 menit sebelum pukul 6 pagi dengan pola tertentu, yaitu 5 kali pukulan yang masing-masing terdiri dari 5 ketukan, yang bertujuan sebagai tanda persiapan bagi warga untuk memulai aktivitas pembersihan. ***