Gercep Tanggap Bencana, LAZISNU Banyumas Bantu Korban Angin Kencang Purwojati -->

Gercep Tanggap Bencana, LAZISNU Banyumas Bantu Korban Angin Kencang Purwojati

28 Jan 2026, Rabu, Januari 28, 2026
Gercep Tanggap Bencana, LAZISNU Banyumas Bantu Korban Angin Kencang Purwojati

JATENG.COM, PURWOKERTO- Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Cabang PCNU Kabupaten Banyumas segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana angin kencang yang terjadi di Desa Kaliurip dan Desa Kalitapen, Kecamatan Purwojati.

Bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian NU terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan, khususnya anggota jamaah NU yang kehilangan tempat tinggal akibat cuaca buruk.

Peristiwa angin kencang terjadi pada hari Sabtu, 24 Januari 2026, yang menyebabkan kerusakan berat pada dua rumah penduduk.

Para korban yang terkena dampak adalah Ibu Karsiti, penduduk Desa Kaliurip, dan Bapak Jakum, warga Desa Kalitapen.

Akibat serangan angin kencang, bagian atap dan struktur bangunan rumah mengalami kerusakan parah yang memerlukan perbaikan secepatnya.

Menanggapi kejadian tersebut, LAZISNU PCNU Banyumas segera turun ke lapangan pada Senin, 26 Januari 2026, guna menyerahkan bantuan secara langsung kepada keluarga yang terkena dampak.

Distribusi bantuan ini diawasi oleh Pengurus MWCNU Kecamatan Purwojati, sebagai wujud kerja sama dan koordinasi lembaga NU pada tingkat cabang dan kecamatan.

"Ini adalah bentuk komitmen NU untuk selalu hadir membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Semoga bantuan ini dapat mengurangi beban serta mempercepat proses perbaikan rumah Ibu Karsiti dan Bapak Jakum," kata perwakilan LAZISNU PCNU Banyumas di tempat penyerahan.

Keluarga yang menerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi terhadap tindakan cepat LAZISNU Banyumas.

Mereka menganggap kehadiran NU dalam situasi kesulitan sebagai bukti nyata dari rasa solidaritas dan perhatian sosial yang tetap terjaga.

Kolaborasi antara PCNU Banyumas dan MWCNU Purwojati mencerminkan mekanisme koordinasi yang kuat dalam menghadapi bencana di tingkat lokal.

LAZISNU Banyumas mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi di awal tahun 2026.

Kesiapan bersama dianggap penting dalam mengurangi dampak bencana pada masa mendatang. (***)

TerPopuler