
Bengkalispos.com- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa akan segera memulai perbaikan besar-besaran atau perubahan menyeluruh terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada hari ini, Rabu (28/1). Dalam hal ini, ia mengakui akan melakukan pergantian pejabat di 5 pelabuhan utama di tanah air.
Tidak tanpa alasan, Purbaya mengakui perubahan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kinerja lembaga bea cukai serta menutup celah kebocoran yang sering terjadi selama ini.
"Saya sedang memperbaiki Bea Cukai dan Pajak. Ini serius. Hari ini (besok) akan dirombak salah satunya," kata Purbaya di Jakarta, dilaporkan Rabu (28/1).
Khusus di Kantor Bea Cukai, Purbaya mengatakan akan memberikan "kejutan" yang cukup besar dalam waktu dekat. Seluruh pejabat di sekitar Direktur Jenderal Bea Cukai akan diganti.
"Di Bea Cukai akan saya berikan kejutan yang cukup signifikan. Jadi, saya ganti seluruh pejabatnya kecuali Dirjen. Di sekitar Dirjen, saya ubah semuanya," tegas Purbaya.
Tidak hanya itu, perubahan juga menargetkan lini penting di pelabuhan. Mulai dari kepala pelabuhan hingga kepala kantor wilayah yang mengawasi pelabuhan akan dirombak secara menyeluruh.
"Seluruh pelabuhan, kepala pelabuhan, dan kakanwil yang mengawasi pelabuhan saya ganti semuanya. Sebagian dari mereka saya tempatkan di posisi yang lebih besar," katanya.
Pada kesempatan lain, Purbaya mengungkapkan 5 pelabuhan utama yang akan mengalami perubahan pada pejabat Bea Cukainya. Mulai dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur hingga Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.
Kemudian, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Pelabuhan Tanjung Batu Ampar, Batam, dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. "Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Batu Ampar Batam, dan Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara," katanya.