Israel Kembali Serang Rumah Sakit Indonesia di Gaza -->

Israel Kembali Serang Rumah Sakit Indonesia di Gaza

6 Jan 2026, Selasa, Januari 06, 2026

Bengkalispos.com.CO.ID,GAZA – Empat penduduk sipil gugur dan sejumlah lainnya cedera pada malam Senin akibat serangan udara Israel yang menargetkan tenda pengungsian di kawasan al-Mawasi barat Khan Yunis, di wilayah selatan Jalur Gaza. Kejadian ini memperpanjang daftar warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel sejak gencatan senjata berlangsung sejak Oktober lalu.

Sebelumnya, WAFAmelaporkan, pria Palestina Naji Suleiman Ibrahim Qudaih juga meninggal akibat cedera yang dialaminya dalam serangan udara Israel sebelumnya yang menargetkan wilayah Al-Mawasi di sebelah barat Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Pada kejadian terkait, seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun mengalami cedera ringan setelah tertembak oleh drone quadcopter di dekat bundaran Bani Suheila di sisi timur Khan Younis sore ini.

Pesawat tempur Israel juga melakukan beberapa serangan udara di dekat Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, memicu rasa takut dan kekacauan yang luas di kalangan penduduk sipil serta staf medis.

Sementara itu, beberapa warga Palestina meninggal dan yang lainnya luka-luka setelah sebuah rumah roboh di kamp pengungsi Maghazi di tengah Gaza,Al-Jazeeramelaporkan pada hari Senin. Bangunan tersebut sebelumnya menjadi sasaran serangan udara Israel.

Wartawan juga menyebutkan bahwa pasukan pendudukan Israel melakukan penembakan artileri dan merusak beberapa bangunan di area tempat mereka berada di selatan Khan Yunis, wilayah selatan Jalur Gaza. Pada saat yang sama, senjata artileri Israel menyerang wilayah timur kamp pengungsi Jabaliya di utara.

Pasukan Israel terus merobohkan bangunan-bangunan tempat tinggal di kawasan yang mereka kuasai di lingkungan Al-Zaytoun, sebelah timur Kota Gaza. Serangan senjata berat dan tembakan juga dilaporkan terjadi di lingkungan Zaytoun dan Sheja’iyya, di mana pasukan Israel masih berada.

Pengeboman terjadi bersamaan dengan kegiatan hiburan dan bantuan psikologis untuk anak-anak di tempat penampungan dekat Jalur Kuning. Saksi mata mengungkapkan bahwa ledakan tersebut memicu rasa panik dan ketakutan di kalangan anak-anak serta perempuan yang hadir dalam acara tersebut.

Pesawat tak berawak Israel juga melemparkan kontainer yang berisi bahan peledak ke beberapa rumah di luar area yang menjadi tempat pasukan Israel bertugas di sebelah timur Kota Gaza.

Di bidang kemanusiaan, Amjad al-Shawa, ketua Jaringan LSM Palestina di Gaza, menyatakan bahwa sekitar 900.000 pengungsi saat ini tinggal dalam kondisi sangat memprihatinkan di dalam tenda-tenda yang rusak.

Berbicara kepada Al-Jazeera,dia menekankan bahwa tenda bukanlah solusi yang sesuai untuk krisis pengungsian yang telah berlangsung lebih dari dua tahun di Jalur Gaza.

TerPopuler