Jamu Indonesia Siap Tantang Pasar Global: BPOM Pantau PPJAI Menuju Amerika Serikat -->

Jamu Indonesia Siap Tantang Pasar Global: BPOM Pantau PPJAI Menuju Amerika Serikat

20 Jan 2026, Selasa, Januari 20, 2026
Jamu Indonesia Siap Tantang Pasar Global: BPOM Pantau PPJAI Menuju Amerika Serikat

BERITA KBB - Industri jamu nasional secara resmi memasuki tahap yang baru. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan dukungan penuh kepada Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI) dalam pengembangan Obat Herbal Terstandar (OHT) serta membuka peluang ekspor jamu Indonesia ke pasar Amerika Serikat.

Dukungan ini menunjukkan bahwa jamu tidak lagi dilihat hanya sebagai warisan budaya, tetapi sebagai produk kesehatan yang siap berkompetisi di pasar global dengan standar ilmiah dan regulasi internasional.

Komitmen tersebut diungkapkan dalam pertemuan resmi BPOM dengan delegasi PPJAI yang dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina PPJAI Mukit Hendrayatno dan Ketua Umum PPJAI Heri Susanto.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari misi dagang PPJAI ke Amerika Serikat pada November 2025, yang telah menjajaki kerja sama distribusi melalui Amazon Fulfillment Center serta berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Kepala BPOM, Prof. Dr. Taruna Ikrar, memberikan apresiasi terhadap tindakan strategis PPJAI dalam mempersiapkan ekspor jamu dengan standar global.

"Kami menghargai komitmen PPJAI dalam mempersiapkan ekspor jamu dengan standar internasional. BPOM siap memberikan bantuan teknis untuk pengembangan obat herbal yang terstandar agar sesuai dengan aturan FDA (Food and Drug Administration)," kata Taruna.

Sesi pertemuan ini memberikan semangat baru bagi industri jamu nasional. Pasar Amerika Serikat dikenal sangat ketat dan selektif, khususnya dalam hal keamanan, kualitas, serta bukti ilmiah. Oleh karena itu, dukungan dari BPOM tidak hanya bersifat simbolis, tetapi menjadi faktor penting dalam mempercepat perubahan jamu dari pasar lokal menuju pasar internasional.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh jajaran strategis BPOM, antara lain Direktur Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik (OTSK) Dian Putri Anggraweni serta Direktur Registrasi OTSK Imelda Ester Riana P. Kehadiran delapan pengurus inti PPJAI, termasuk Dewan Pakar, menunjukkan komitmen kedua belah pihak dalam menyusun peta jalan ekspor jamu secara terstruktur dan berkelanjutan.

Pada pertemuan tersebut, PPJAI menyampaikan lima agenda strategis, yaitu penyampaian perkembangan organisasi sebagai wadah konsolidasi para pelaku jamu alami, permohonan bantuan teknis dari BPOM dalam pengembangan OHT, dorongan untuk pengembangan Banyumas Raya sebagai pusat pengolahan susu kambing, permintaan bantuan dalam perizinan FDA, serta undangan kepada Kepala BPOM untuk menghadiri Musyawarah Nasional PPJAI berikutnya.

Ketua Umum PPJAI Heri Susanto menyatakan bahwa rencana ekspor jamu ke Amerika Serikat dilakukan secara bertahap dan didasarkan pada pengalaman langsung di pasar tujuan.

"Setelah memahami proses distribusi melalui Fulfillment by Amazon dan berkoordinasi dengan KBRI Washington, langkah selanjutnya kami adalah memastikan semua produk memenuhi aturan FDA. Upaya ini dilakukan dengan meningkatkan kualitas obat bahan alam menjadi obat herbal yang standar agar memiliki nilai tambah dan daya saing internasional," ujar Heri.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina PPJAI Mukit Hendrayatno mengatakan bahwa beberapa anggota PPJAI telah memiliki kemampuan produksi yang cukup dengan penerapan standar Good Manufacturing Practice (GMP).

"Dukungan dan bimbingan BPOM akan mempercepat proses sertifikasi, mengurangi hambatan regulasi, serta memastikan rencana ekspor pertama jamu Indonesia ke Amerika Serikat segera tercapai," katanya.

Dukungan BPOM menjadi momen penting bagi sektor jamu nasional. Dari produk tradisional yang berakar pada kearifan lokal, jamu kini berkembang menjadi produk kesehatan yang memenuhi standar ilmiah dan aturan global.

Kolaborasi antara pihak pengatur dan pelaku bisnis menunjukkan kehadiran negara sebagai motor penggerak sektor industri, membuka peluang jamu untuk masuk ke pasar internasional, serta menjadikannya komoditas strategis yang kompetitif, dapat dipercaya, dan membanggakan di kancah global.

TerPopuler