Lucky Widja Merasa Sakit Aneh, Sering Pingsan Setelah Makan, Vokalis Element: Papa Tidak Kuat -->

Lucky Widja Merasa Sakit Aneh, Sering Pingsan Setelah Makan, Vokalis Element: Papa Tidak Kuat

26 Jan 2026, Senin, Januari 26, 2026
Ringkasan Berita:
  • Lucky Widja, vokalis dari grup musik Element, meninggal dunia di Rumah Sakit Halim, Jakarta, pada hari Minggu (25/1/2026).
  • Lucky Widja menghembuskan napas terakhirnya akibat penyakit langka yang sedang ia alami.
  • Almarhum sering pingsan setelah makan hingga harus merangkak.

TRENDS.COM - Ketidakpercayaan Lucky Widja terhadap kondisi tubuhnya menjadi awal mula terbongkarnya penyakit berat yang secara diam-diam ia alami.

Vokal dari grup musik Element akhirnya diketahui menderita tuberkulosis ginjal, penyakit yang telah menghancurkan hidupnya sejak tahun 2022 hingga akhirnya ia meninggal dunia.

Lucky Widja meninggal di Rumah Sakit Halim, Jakarta, pada hari Minggu (25/1/2026).

Seorang musisi yang juga terkenal sebagai pencipta lagu dan aktor meninggal setelah melawan penyakit tuberkulosis ginjal yang secara perlahan merusak tubuhnya.

Awal kisah sakitnya pernah ia sampaikan kepada teman dekatnya, Ferdy Tahier, dalam sebuah podcast pada tahun 2023.

Melalui kanal YouTube All You Can Hear milik Ferdy Element, Lucky mengungkap momen ketika ia mulai merasa ada yang tidak beres dengan kesehatannya.

"Jadi gue selama tahun 2022 kemarin sakit parah. Sakit parah," tutur Lucky, dikutip Senin (26/1/2026).

Ia kemudian menerangkan penyakit langka yang menyerang dirinya.

"Jadi gue kena sakit agak aneh tuh namanya TB ginjal, tuberkulosis ginjal," imbuhnya.

Penyakit tersebut ternyata tidak hanya menyerang satu organ.

Menurut Lucky, tuberkulosis itu telah menyebar dan menginfeksi seluruh saluran kemih bagian bawah tubuhnya.

"Dan juga tuberkulosis di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua tuh. Jadi semua saluran kencing yang ke bawah itu kena semua," ujar pemilik nama lengkap Lucky P Widjadiputra.

Kesadaran akan kondisi serius itu muncul setelah ia menjalani pemeriksaan medis.

Akibatnya membuat Lucky kaget karena fungsi ginjalnya sudah mencapai tahap yang sangat parah.

Aku iseng memeriksa darah, mencoba mengecek fungsi ginjal, ternyata ginjalku sudah mencapai stadium lima, kacau sekali. Jadi tinggal 19 atau 20 persen," katanya dengan bercanda.

Saat kondisi kesehatannya memburuk, Lucky mulai mengalami peristiwa-peristiwa yang tidak biasa.

Ia mengakui sering kehilangan kesadaran, terutama setelah makan.

"Tahu kapan hari ke berapa bulan puasa. Setiap selesai berbuka, tidur, lalu malamnya pindah ke tempat tidur. Terkadang sampai merangkak," kata suami Aleima Sharuna ini.

Pada masa itu, Lucky mengakui benar-benar merasa bingung menghadapi perubahan besar pada tubuhnya.

Ia tidak menyangka rasa lelah dan gejala yang muncul merupakan tanda dari penyakit berbahaya yang nantinya akan mengambil nyawanya.

"Maka dari itu, gue bingung, kenapa ya. Keesokan harinya, antar anak sekolah bisa, seger lagi gue, puasa lagi ya kan. Berbuka puasa, duduk sejenak menonton TV, tiba-tiba mati lampu, pingsan," tambahnya.

"Dibangunkan aku hanya sampai di situ, 'Papa tidak kuat'. Tidur lagi, begitu terus," kata Lucky sambil menirukan posisinya saat itu dengan mata setengah tertutup.

"Maka aku tidak dibangunkan. Bangun-bangun pukul setengah dua malam. Aku masuk kamar, ah, tubuhku sakit," katanya.

Kondisi tubuhnya kembali tidak normal saat ia mengikuti acara buka bersama.

"Tadi, aku berbuka puasa bersama teman-temanku. Akhirnya aku tidak makan, takut aku pingsan," kenang Lucky.

Ia bahkan meminta temannya untuk menemani pulang jika tiba-tiba pingsan.

"Saya sampai mengatakan kepada teman saya, nanti antarkan saya pulang ya kalau tiba-tiba saya sakit," katanya.

Temannya juga kebingungan dan mulai bertanya tentang keadaan Lucky.

"Teman saya bertanya, 'Kamu sakit apa?' Saya tidak tahu, tidak mengerti," kata Lucky.

Banyak dari teman-temannya yang mengira Lucky menderita diabetes.

"Gula kini, pada bilang gula," ujar ayah dari seorang anak ini.

Pada masa itu, dokter secara langsung mendiagnosis Lucky mengidap diabetes.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan darah diketahui bahwa ginjal Lucky mengalami gangguan.

Dokter mengatakan, ini pasti gula Pak. Baiklah, coba saja diperiksa, ternyata giniku sudah mencapai stadium lima. Aku panik, langsung pergi ke dokter untuk rontgen dan kemudian CT scan.

"Waduh seperti ini memang parah. Jadi airnya sudah tidak bisa melewati, secara keseluruhan ginjal yang satu sudah kecil, yang satu lagi sudah membengkak. Air tidak bisa keluar dan tidak bisa masuk," katanya dengan nada bercanda.

Kronologi Meninggalnya Lucky Widja

Berita kematian Lucky pertama kali disampaikan oleh Ferdy Tahier.

Pria yang juga menjadi vokalis utama Elemant mengakui kaget ketika mendengar berita kepergian temannya untuk selamanya.

"Ya, kami juga kaget, baru saja diberitahu pukul 11 malam. Dia meninggal pukul 10.20," kata Ferdy yang masih terlihat terkejut, dilansir dari YouTube Intens Investigasi, Senin (26/1/2026).

Ferdy mengatakan, Lucky seharusnya mulai menjalani cuci darah sejak Jumat (24/1/2026), lalu.

Namun, karena kondisi yang tidak memungkinkan, jadwal cuci darah Lucky ditunda hingga Sabtu.

"Maka Lucky seharusnya dijadwalkan pada hari Jumat, tetapi akhirnya mundur ke hari Sabtu. Hari Sabtu penuh," kata Ferdy.

Hanya pada hari Minggu, Lucky mulai melakukan cuci darah sejak pukul dua siang.

Akhirnya dia masih bisa bertahan sampai hari Minggu. Tadi masuk IGD, dia diberi cairan sejak jam dua pagi. Tapi ya, kondisinya memburuk, dari ginjalnya sudah menyebar ke jantung," kata Ferdy menceritakan.

Ferdy mengatakan, ia sudah mengetahui penyakit yang dialami teman dekatnya tersebut sejak lama.

"Selama dua tahun ini, ginjalnya memang mengalami masalah," katanya dengan santai.

Namun, menurut Ferdy, Lucky sering mengalami kesulitan bernapas belakangan ini.

"Tapi tiba-tiba dia sekarang mengalami kesulitan bernapas. Saat terakhir kita bertemu adalah pada tahun baru kemarin. Dia merasa sedih dan kecewa," tegasnya.

Pada saat itu, Ferdy sempat bertanya mengenai keadaan tersebut kepada Lucky.

"Wah mengapa Lucky jadi sedih sekarang, ya," katanya menirukan pertanyaannya kepada Lucky.

Lucky sendiri merasa bingung dengan keadaan tubuhnya.

"Tahu nggak, aku jadi sedih sekarang. Jadi tidak bisa seperti itu, begitu," kenang Ferdy menceritakan respons Lucky.

Lucky Widja meninggal dunia di Rumah Sakit Halim, Jakarta, pada hari Minggu (25/1/2026) malam saat berusia 49 tahun.

Rencananya, jenazah Lucky Widja akan dikebumikan di TPU Jeruk Purut, Senin (26/1/2026) siang ini.

(Trends/news)

Jangan lewatkan berita-berita menarik lainnya dari Trends.com yang tersedia di Google News, Threads, dan Facebook.

TerPopuler