-MEDAN.COM- Pada hari kedua pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Sumut, Kamis (29/1/2025), dua kader telah mengambil formulir pendaftaran.
Kedua orang tersebut adalah Andar Amin Harahap dan Hendri Yanto Sitorus.
Seperti yang dilaporkan, masa pendaftaran dibuka mulai tanggal 28 Januari hingga 30 Januari 2026 pukul 21.00 WIB.
Sementara itu, Musda XI Partai Golkar Sumut Tahun 2026 akan secara resmi dibuka pada 1 Februari 2026 di Hotel JW Marriott Medan, Sumatera Utara.
Pengisian Formulir Dilakukan Oleh Masing-masing Tim:
1. Hendri Yanto Sitorus
Hendri Yanto Sitorus menjadi kandidat pertama yang mengambil formulir pendaftaran di kantor DPD Golkar Sumut, jalan Wahid Hasyim, Medan, pada Kamis (29/1/2026).
Pengambilan formulir untuk Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) dilakukan oleh timnya, Indra Simatupang, yang menjabat sebagai sekretaris DPD Golkar Labuhanbatu Utara.
"Ya, hari ini kami mengambil formulir pendaftaran calon ketua Golkar Sumut berdasarkan kuasa Hendri Yanto Sitorus," kata Indra kepada , Kamis (29/1/2026).
Indra mengatakan, pengambilan formulir oleh Hendri Sitorus menunjukkan bahwa Bupati Labura tersebut serius ingin menjadi ketua DPD Golkar Sumut. "Ya ini wujud keseriusan kami, jadi tadi ambil formulir pendaftaran," kata Indra.
Rencananya, Hendri Sitorus akan mengembalikan formulir pendaftaran pada hari Jumat tanggal 30 Januari 2026.
Mengenai kriteria calon ketua Golkar yang memperoleh dukungan 30 persen dari pemilik suara, Indra mengatakan yakin dapat menyerahkannya besok.
"Mengenai syarat dukungan, kita lihat saja besok. Intinya kami telah mengambil formulir pendaftaran ini sebagai tanda ke-seriusan Hendriyanto maju sebagai ketua Golkar. Nanti besok kami akan mengembalikan formulir pendaftaran tersebut," ujar Indra.
Profil:
Nama: Dr. H. Hendri Yanto Sitorus, S.E., M.M.
Lahir di Labura, 13 Desember 1988 (berusia 37 tahun)
Karier:
Kepala Daerah Labuhanbatu Utara (Labura) untuk masa jabatan kedua (2025–2030).
Ia adalah anak dari mantan Bupati Labura, Khairuddin Syah Sitorus.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Labuhan Batu.
Dikenal sukses memperkuat organisasi partai hingga akar rumput.
Pernah menjabat Bendahara Karang Taruna Sumatera Utara.
Pendidikan: Memegang gelar Doktor (Dr.) serta gelar Magister Manajemen (M.M.).
Sebelum menjabat sebagai Bupati, ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara.
2. Andar Amin Harahap
Andar Amin Harahap mengajukan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua Golkar Sumut, pada hari Kamis (29/1/2026), yang dilakukan oleh Sekretaris DPD Golkar Padanglawas Utara (Paluta), Mularotua Siregar.
Mulatorua didampingi oleh Mantan Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba serta sejumlah tim pendukung Andar Amin Harahap.
Mereka mengambil formulir pendaftaran di kantor DPD Partai Golkar Sumut, yang terletak di Jalan Wahid Hasyim, Medan.
"Kami akan menerima formulir pengembalian pada Jumat 30 Januari 2026 paling lambat pukul 21.00 WIB," ujar Ketua Steering Committee Musda XI Golkar Sumut Syamsul Qamar bersama Sekretaris SC, Muhammad Asril.
Profil:
Nama: Andar Amin Harahap, S.STP., M.Si.
Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara II. Ia menjabat di Komisi II yang menangani masalah Pemerintahan Dalam Negeri, Pertanahan, dan Penguatan Aparatur.
Lahir di Kota Padang Sidempuan pada tanggal 26 Januari 1982 (berusia 43 tahun).
Karier Politik:
Anggota DPR RI (2024–sekarang).
Kepala Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara (2018–2023).
Wali Kota Padangsidimpuan (2013–2018), menjabat pada usia yang cukup muda (31 tahun).
Pendidikan: Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Dapat diwakili, mengambil, dan mengajukan formulir
Sebelumnya, Ketua Penyelenggara Musda Golkar Sumut, Zulchairi Pahlawan, menyampaikan bahwa calon ketua Golkar Sumut dapat diwakilkan dalam mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran. "Dengan syarat terdapat surat kuasa dari yang bersangkutan, calon ketua Golkar Sumut diperbolehkan diwakilkan untuk mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran," ujar Zulchairi.
Selain pemilihan ketua Golkar Sumut, Musda partai juga membahas struktur kerja partai. "Pemilihan ketua dalam Musda Golkar itu hanya 30 persen dari keseluruhan rangkaian Musda Golkar ke XI. Karena di sana nanti ada laporan pertanggungjawaban, ada sidang paripurna yang membahas tentang bagaimana konsolidasi partai, serta program kerja yang akan dilaksanakan," jelas Zulchairi.
Zulchairi menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda Golkar Sumut ke XI akan berlangsung selama tiga hari, yang dimulai pada Sabtu, 31 Januari 2026 di Hotel JW Marriott, Medan.
Kriteria yang Harus Dipenuhi oleh Calon Ketua DPD Golkar Sumut:
Komite Penyelenggara Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut, Samsul Komar, menyampaikan bahwa untuk maju sebagai calon Ketua Golkar Sumut, terdapat 10 persyaratan yang harus dipenuhi.
Pertama l, kata Samsul, calon ketua Golkar Sumut aktif menjadi anggota sekurang-kurangnya lima tahun berturut-turut dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA).
Kemudian, berpendidikan minimal sarjana dan memiliki prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela (PD2LT) dibuktikan sertifikat penghargaan atau sejenisnya.
"Mengantongi kemampuan dan kelayakan yang terbukti melalui sertifikat penghargaan atau dokumen serupa. Tidak pernah terlibat dalam G-30 S/PKI yang dibuktikan dengan surat pernyataan diri yang menggunakan materai," ujar Samsul.
Selain itu, calon ketua Golkar Sumut juga harus menjadi anggota pengurus paling sedikit satu periode atau pernah menjadi pengurus organisasi pendiri yang dibentuk di tingkatannya.
Kriteria wajib yang harus dipenuhi oleh calon ketua Golkar Sumut berikutnya adalah memperoleh dukungan minimal 30 persen dari pemegang hak pilih.
"Para pemilik suara tersebut berjumlah 39, yaitu pengurus Golkar di tingkat Kabupaten dan Kota, DPP Golkar, DPD Golkar Sumut, organisasi yang didirikan oleh partai, organisasi pendiri partai, organisasi sayap partai serta lembaga pertimbangan partai," ujar Samsul.
Selanjutnya, menurut kata Samsul Komar, jika ada calon yang akan bertarung sebagai Ketua, tetapi tidak memenuhi kriteria persyaratan, maka seorang calon perlu mendapatkan persetujuan dari ketua umum Golkar Sumut.
Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk syarat dukungan minimum yang harus diserahkan oleh calon ketua Golkar Sumut.
Dari kewenangan DPP Golkar, hal tersebut misalnya belum memenuhi syarat untuk menjadi
pengurus selama lima tahun, padahal itu merupakan persyaratan, jika kemudian terdapat surat dari DPP Golkar yang memungkinkan untuk tetap maju, maka bisa,"tutup Samsul.
Perbandingan Nilai Harta Kekayaan Dua Calon Kuat Ketua DPD Golkar Sumut: Hendri Sitorus vs Andar Harahap
1. Andar Amin Harahap
Andar Amin Harahap lahir pada 26 Januari 1982. Saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI untuk periode 2024–2029.
Anggota organisasi kepemudaan Pemuda Pancasila (PP) ini mewakili daerah pemilihan Sumatera Utara II dan fraksi Partai Golongan Karya.
Jika dilihat dari data yang terdapat dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang tersedia di situs resmi milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Andar Amin Harahap memiliki nilai kekayaan sebesar Rp10 miliar per tanggal 4 Januari 2024.
Asetnya meliputi uang tunai dan setara kas, tanah serta bangunan, hingga alat transportasi.
Rincian Harta Kekayaan:
A. Tanah dan gedung: Rp2.643.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp738.000.000
C. Harta lancar lainnya: Rp1.539.040.000
D. Kas dan setara kas: 5.090.714.069 Rupiah
E. Keseluruhan kekayaan: Rp10.010.754.069
2. Hendri Yanto Sitorus
Hendri Yanto Sitorus lahir pada 13 Desember 1988. Saat ini menjabat sebagai Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) dalam masa jabatan yang kedua (2025–2030).
Hendri Yanto menjabat sebagai Bupati Labuhanbatu Utara sejak bulan Februari 2021 dan kembali terpilih untuk periode jabatan tahun 2025 hingga 2030.
Selain menjabat sebagai bupati, ia juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Ia adalah putra dari mantan Bupati Labuhanbatu Utara periode dua kali, H. Khairuddin Syah Sitorus (Haji Buyung).
Hendri Yanto pernah menjabat sebagai Bendahara Karang Taruna Sumut dan aktif dalam berbagai organisasi pemuda, seperti Ikatan Pemuda Karya (IPK).
Berdasarkan informasi yang terdapat di ELHKPN.KPK.GO.ID, Hendri Yanto Sitorus memiliki nilai kekayaan sebesar Rp11.714.719.948
Rincian Harta Kekayaan:
A. Tanah dan gedung: Rp8.915.000.000
B. Alat transportasi dan mesin: 3,74 miliar rupiah
C. Harta lancar lainnya: Rp974.760.000
E. Kas dan Setara Kas: Rp1.007.411.542
Sub Total Rp. 14.637.171.542
Di dalam laporan yang disusunnya, Hendri Yanto Sitorus menyebutkan adanya utang senilai Rp2.922.451.594, sehingga jumlah kekayaan bersihnya setelah dikurangi utang adalah sebesar Rp 11.714.719.948.
(cr17/-Medan.com)