Pastikan Kesiapan Muspasme VIII di Paroki Komopa Aradide, Bupati Paniai Turun Tangan Bangun Kewita -->

Pastikan Kesiapan Muspasme VIII di Paroki Komopa Aradide, Bupati Paniai Turun Tangan Bangun Kewita

18 Jan 2026, Minggu, Januari 18, 2026
Pastikan Kesiapan Muspasme VIII di Paroki Komopa Aradide, Bupati Paniai Turun Tangan Bangun Kewita
Ringkasan Berita:
  • Bupati Paniai Yampit Nawipa mengunjungi langsung persiapan Musyawarah Pastoral Mee (Muspasme) ke-VIII di Paroki Kristus Jaya Komopa, Sabtu (17/1/2026).
  • Selain memastikan fasilitas fisik, Bupati juga berkontribusi dalam pembangunan 'Kewita' atau rumah sementara untuk peserta.
  • Agenda utama Keuskupan Timika dengan tema "Iya-Iya Akatiyake" akan diadakan pada 2 hingga 9 Februari 2026 sebagai wadah penguatan iman dan budaya Mee.

Liputan Jurnalis PapuaTengah.com, Melky Dogopia

PAUATENGAH.COM, PANIAI–Semangat kerja sama mencapai puncaknya di Kampung Komopa ketika Bupati Paniai, Yampit Nawipa, turun langsung memotong kayu dan membangun Kewita atau rumah sementara untuk peserta musyawarah.

Tindakan nyata Bupati Paniai terlihat saat mengunjungi persiapan lokasi Musyawarah Pastoral Mee (MUSPASME) ke-VIII di Paroki Kristus Jaya Komopa, Distrik Aradide, Paniai, Papua Tengah, pada Sabtu (17/1/2026).

Acara besar umat Katolik Keuskupan Timika direncanakan berlangsung selama satu minggu penuh mulai tanggal 2 hingga 9 Februari 2026 mendatang.

Yampit Nawipa menegaskan bahwa kehadirannya di Distrik Aradide merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap penguatan iman dan kehidupan sosial masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Paniai melihat agenda keagamaan ini sebagai kesempatan penting untuk memperkuat nilai persatuan dengan pendekatan budaya setempat.

"Saya selaku bupati dan juga sebagai warga merasa memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh persiapan Muspasme berjalan dengan baik," kata Yampit Nawipa di tengah kegiatan.

Panitia penyelenggara bersama dengan para pelayan pastoral saat ini terus mempersiapkan secara matang sarana fisik di tingkat paroki serta stasi-stasi pendukung.

Pembangunan Kewita menjadi prioritas utama karena rumah adat sementara tersebut akan menerima ribuan tamu dari berbagai daerah di Tanah Papua.

Kehadiran tokoh utama di Kabupaten Paniai ini memberikan semangat tambahan bagi masyarakat yang sedang berusaha keras dalam mempersiapkan akomodasi dan kebutuhan konsumsi bagi peserta.

Sebagai informasi tambahan, Muspasme VIII direncanakan menjadi daya tarik bagi para Uskup, Pastor, hingga tokoh masyarakat dalam merancang arah pelayanan gereja yang lebih sesuai dengan konteks saat ini.

Rencana kerja ini tidak hanya mengupas isu teologis, tetapi juga meninjau berbagai tantangan sosial, pendidikan, serta masalah kemanusiaan di kawasan dataran tinggi.

Topik utama yang diangkat dalam pertemuan ini adalah “Iya-Iya Akatiyake” yang menyimpan makna mendalam mengenai kebangkitan dan berjalan bersama.

Subtema "Koya Kou Ani Dou Ma Ida Awii Maa" menegaskan ajakan kepada umat Mee untuk senantiasa memilih dan mengambil hal-hal yang baik dalam kehidupan.

Perayaan iman yang berlandaskan budaya ini diharapkan mampu menjadi wadah konsolidasi pastoral yang kuat antar-dekenat dalam wilayah Keuskupan Timika.

Melalui ajang ini, Gereja Katolik berupaya memelihara harga diri manusia serta kelengkapan lingkungan melalui pemikiran iman yang didasarkan pada kebijaksanaan lokal.

Pemerintah Kabupaten Paniai memberikan jaminan perlindungan keamanan dan fasilitas infrastruktur untuk memastikan kelancaran kegiatan yang berdampak positif terhadap kehidupan spiritual masyarakat.

Kepala daerah berharap semangat kerja sama dalam membangun paroki tetap terjaga hingga pelaksanaan acara utama pada bulan Februari mendatang.

Kampung Komopa kini mempersiapkan diri menyambut ribuan pengunjung dengan kehangatan khas Mee serta fasilitas yang dibangun secara mandiri dan partisipatif.

Kolaborasi yang kuat antara gereja, pemerintah, dan masyarakat menjadi dasar utama dalam memastikan keberhasilan perayaan budaya religi terbesar di wilayah Dekenat Paniai," tutup Yampit Nawipa. (*)

TerPopuler