
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) secara resmi mencabut sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki oleh PT Sweet Indo Lampung serta beberapa perusahaan afiliasi lainnya di Provinsi Lampung.
Perusahaan gula tersebut dikenal memanfaatkan lahan yang dimiliki Kementerian Pertahanan yaitu TNI AU.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengungkapkan bahwa pencabutan sertifikat HGU berawal dari temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam laporan BPK tahun 2015, 2019, dan 2022 disebutkan bahwa lahan seluas 85.244,925 hektar di Lampung termasuk milik Kemhan atau TNI AU.
Namun, Hak Guna Usaha (HGU) tanah tersebut dikeluarkan atas nama PT Sweet Indo Lampung dan rekan-rekannya. "Ada enam entitas lainnya, tetapi satu grup berada di atas tanah milik negara, yaitu di atas tanah yang bernama Kemhan, dalam hal ini atas nama Lanud Pangeran M Bun Yamin Lampung yang saat ini dikelola di bawah pengawasan kepala staf TNI AU," katanya.
Ia menyampaikan, perusahaan tersebut memiliki inisial SGC.
Berdasarkan hasil temuan dalam LHP tersebut, Nusron bersama jajaran Kementerian Pertahanan, TNI AU, Kejaksaan, Polri, hingga KPK mengadakan rapat hari ini (21/1) untuk membahas tindak lanjutnya.
Hasil pertemuan sepakat bahwa sertifikat tanah HGU yang dimiliki oleh perusahaan gula akan dicabut. Berikutnya, lahan tersebut akan diserahkan kepada Kemhan melalui TNI AU.
"Kemudian TNI AU akan melanjutkan tindakan administratif terhadap kami, yaitu mengajukan permohonan pengukuran ulang dan penerbitan sertifikat baru dengan nama TNI AU atas nama Kemhan cq TNI AU," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Staf TNI AU, Marsekal Mohamad Tonny Harjono menyampaikan bahwa TNI AU melihat tanah tersebut sebagai aset penting, sehingga akan dibangun infrastruktur yang mendukung keamanan negara.
"Kami berencana mendirikan Komando Pendidikan di sana serta Satuan Pasgat, yang merupakan pengembangan dari validasi organisasi, sehingga wilayah tersebut nantinya akan dibangun beberapa satuan dan menjadi daerah latihan," katanya.