
JAMBI.COM, KERINCI - Warga Desa Koto Tebat, Kecamatan Air Hangat Timur, Kerinci dibuat kaget oleh penemuan jenazah seorang pemuda, Minggu (25/1/2026) sore.
Pemuda yang diketahui bernama Rafi (18) warga Desa Koto Tebat ditemukan dalam keadaan terkapar di dalam parit yang berada di perbatasan antara Koto Tebat dan Kemantan Hilir sekitar pukul 17.15 Wib.
Polres Kerinci yang menerima informasi tersebut segera melakukan penyelidikan. Sementara itu, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian korban.
"Ya, berdasarkan hasil penyelidikan, korban adalah korban kekerasan," ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetiawan.
Dikatakan, pihak terkait segera melakukan pengejaran terhadap tersangka pelaku. Hasilnya, tersangka berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya tanpa mengalami perlawanan yang signifikan.
"Kami telah menangkap tersangka dalam waktu kurang dari 5 jam setelah kejadian," kata AKP Very Prasetiawan.
Ia menyebutkan, penangkapan dilakukan berdasarkan data identitas kendaraan yang dikemudikan tersangka serta keterangan saksi di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi tersebut, tim langsung bertindak cepat dalam melakukan pencarian.
"Saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik Satreskrim guna mengungkap alasan di balik tindakan penganiayaan tersebut," katanya.
Dilanjutkan, berdasarkan keterangan sementara, peristiwa dimulai pada hari Minggu sore sekitar pukul 17.00 WIB. Korban bernama Rafi (18), warga Desa Koto Tebat, saat itu sedang berada di tepi jalan setapak bersama saksi Nahla (15) dan Ulfa (15).
Namun tiba-tiba muncul seorang pria asing yang mengendarai motor Yamaha N-Max berwarna hitam dan langsung menyerang korban dengan kekerasan.
Pelaku memukul dan menendang korban, bahkan sempat mengeluarkan sebilah senjata tajam. Akibat serangan tersebut, korban mengalami kejang-kejang hingga jatuh ke dalam parit sawah.
Meski sempat dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan diumumkan meninggal dunia.
"Kami Polres Kerinci menghargai kerja sama masyarakat yang memberikan informasi awal secara cepat," katanya.
Petugas kepolisian meminta kepada keluarga korban dan masyarakat dari dua desa untuk tetap tenang serta menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian.
Polres Kerinci berkomitmen untuk menegakkan hukum secara tegas terhadap segala bentuk tindakan kriminal yang mengganggu ketenangan dan keamanan di wilayah hukum Kabupaten Kerinci. (jambi.com/Herupitra)