Pengungsi Bencana di Aceh Berkurang Jadi 91.663 Orang -->

Pengungsi Bencana di Aceh Berkurang Jadi 91.663 Orang

29 Jan 2026, Kamis, Januari 29, 2026
Pengungsi Bencana di Aceh Berkurang Jadi 91.663 Orang
Ringkasan Berita:
  • Angka pengungsi di Provinsi Aceh terus berkurang seiring percepatan pendistribusian bantuan pemerintah serta pembangunan tempat tinggal sementara (huntara).
  • Berdasarkan data terkini, jumlah pengungsi di Aceh yang sebelumnya tercatat sebanyak 91.703 orang pada 24 Januari 2026, berkurang menjadi 91.663 orang pada 27 Januari 2026.
  • Penurunan ini menggambarkan bahwa proses pemulihan pasca-bencana di Aceh berlangsung secara bertahap.
 

Liputan jurnalis Gayo Fikar W. EdaI Jakarta

Gayo.Com, Jakarta– Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Amran, menyampaikan bahwa jumlah pengungsi di Provinsi Aceh terus menurun seiring dengan percepatan pendistribusian bantuan pemerintah serta pembangunan tempat tinggal sementara (huntara).

Berdasarkan data terkini, jumlah pengungsi di Aceh yang sebelumnya tercatat sebanyak 91.703 orang pada 24 Januari 2026, berkurang menjadi 91.663 orang pada 27 Januari 2026.

Penurunan ini menggambarkan bahwa proses pemulihan pasca-bencana di Aceh berlangsung secara bertahap.

"Untuk Aceh, jumlah pengungsi terus menurun seiring berjalannya waktu. Pemerintah berharap seluruh pengungsi secara bertahap dapat kembali ke tempat tinggal yang lebih layak dan tidak lagi berada di lokasi pengungsian," kata Amran saat memberikan pernyataan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Amran mengatakan, hingga kini pembangunan tempat tinggal sementara (huntara) di Provinsi Aceh telah mencapai 3.248 unit dan terus berlangsung.

Selain itu, Dana Tunggu Hunian (DTH) telah diberikan kepada 2.559 kepala keluarga (KK) dari total 9.766 KK penerima di Aceh.

Di bidang kesehatan, terdapat 141 tempat pelayanan kesehatan di Aceh yang terkena dampak bencana. Meskipun demikian, sebagian besar dari fasilitas tersebut masih berjalan dan memberikan layanan kepada masyarakat.

Hanya dua puskesmas yang layanannya dialihkan ke luar bangunan sebagai tindakan darurat.

Di sisi lain, terkait sektor infrastruktur, Amran menyatakan bahwa jalan dan jembatan nasional di Provinsi Aceh telah beroperasi sepenuhnya.

Sedangkan jalan dan jembatan wilayah telah beroperasi sebesar 90,68 persen, dengan sisa yang masih dalam proses penyelesaian.

Pemerintah terus memperkuat kerja sama antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh berjalan secara efisien serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang terkena bencana.

TerPopuler