:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Ivar-Jenner-dan-Joey-Pelupessy-Persija-dan-Persib-transfer-pemain.jpg)
NEWSSULTRA.COM - Persija Jakarta cukup giat menghadirkan pemain baru pada paruh musim Super League 2025-2026.
Klub dengan julukan Macan Kemayoran tersebut dikabarkan memiliki peluang untuk mengalahkan saingan lamanya, Persib Bandung.
Yaitu dalam proses perekrutan gelandang naturalisasi tim nasional Indonesia, yang bernama Joey Pelupessy.
Minat Persija terhadap Joey Pelupessy meningkat, seiring dengan kebutuhan mendesak tim ibu kota untuk memperkuat lini tengah mereka.
Terlebih lagi, Persija Jakarta dilaporkan hampir tidak mampu mendapatkan tanda tangan pemain muda asal diaspora, Ivar Jenner.
Keadaan ini menyebabkan Persija mulai beralih perhatian ke pilihan lain, yang dianggap lebih masuk akal tetapi tetap memenuhi standar kualitas.
Sampai saat ini, Persija telah mengontrak 4 pemain baru pada paruh musim 2025-2026.
Yaitu Alaaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, Fajar Fathur Rahman, dan Shayne Pattynama.
Tindakan agresif ini menunjukkan keinginan kuat Persija untuk tetap berada di jalur kompetisi merebut gelar juara.
Namun, meskipun sektor lain mulai terisi, lini tengah Persija masih menghadapi tantangan yang signifikan.
Beberapa pemain tengah utama mengalami cedera, sementara yang lain absen karena hukuman akumulasi kartu.
Situasi ini mengharuskan Mauricio Souza untuk mencari seorang gelandang berpengalaman yang mampu memberikan pengaruh langsung.
Sebelumnya, nama Ivar Jenner sempat menjadi rumor terkuat, dikaitkan dengan Persija Jakarta.
Selain itu, kontrak Jenner yang akan berakhir pada akhir musim ini bersama FC Utrech, memperkuat spekulasi yang semakin mengemuka.
Namun, hingga saat ini belum ada kepastian resmi, dan kemungkinan transfer tersebut mulai memudar.
Kepala Persija, Mohamad Prapanca, menyatakan bahwa Ivar Jenner belum tentu bergabung dengan Macan Kemayoran.
sampai saat ini dia belum menerima laporan dari pelatih Persija terkait perekrutan Ivar Jenner.
Karena semua keputusan terkait perekrutan pemain baru berada di tangan pelatih Persija, Mauricio Souza.
Prapanca menyebutkan bahwa Tim Kemayoran menghadirkan Fajar Fathurrahman dan Alaeddine Ajaraie, yang juga merupakan rekomendasi dari pelatih.
"Belum ada yang sampai ke meja saya," kata Mohamad Prapanca, seperti dilaporkan BolaSport.com, pada Senin (19/1/2026) kemarin.
Salah satu nama yang kini muncul adalah Joey Pelupessy, pemain yang sebelumnya lebih dulu dikaitkan dengan Persib Bandung.
Isu minat Persija terhadap Joey Pelupessy sebenarnya bukan berita yang baru.
Pada bulan Oktober 2025, Persija dan Persib dikabarkan sempat bersaing dalam upaya mendapatkan tanda tangan pemain gelandang bertahan tersebut.
Pada masa itu, Persib dianggap sebagai tim yang paling depan dalam upaya mengamankan tanda tangan pemain dari Lommel SK.
Namun, hingga separuh musim berlangsung, belum ada pengumuman resmi dari pihak Maung Bandung.
Bahkan, isu tersebut perlahan menghilang setelah Persib dilaporkan tidak mampu mencapai kesepahaman.
Transfermarkt kini tidak lagi menyertakan nama Joey Pelupessy sebagai pemain yang berpeluang bergabung dengan Persib.
Situasi inilah yang membuka celah bagi Persija Jakarta untuk kembali masuk dalam perburuan.
Pada usia 32 tahun, Joey Pelupessy dianggap masih berada dalam tahap berkembang sebagai pemain gelandang bertahan.
Pengalaman lama dia di sepak bola Eropa menjadi keuntungan yang sangat dibutuhkan oleh Persija.
Namun, usaha Persija dalam mendatangkan Pelupessy pasti tidak mudah.
Pemain tersebut masih memiliki perjanjian kontrak dengan Lommel SK sampai 30 Juni 2026.
Selain itu, Joey Pelupessy juga menjadi bagian penting dalam proyek Lommel SK yang sedang berusaha untuk promosi ke Challenger Pro League Belgia.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, Pelupessy bermain dalam delapan pertandingan musim ini dan mencetak satu gol.
Lommel SK saat ini berada di posisi kelima dalam klasemen dengan perolehan 18 poin dari 10 pertandingan, tertinggal 10 poin dari pemimpin klasemen SK Beveren.
Namun demikian, kesempatan Persija masih terbuka, terutama jika skenario transfer gratis musim depan menjadi pilihan.
Isu ini pertama kali muncul berdasarkan laporan dari akun Instagram @transfernews_ft.
dua tim besar Liga Super BRI Indonesia, yaitu Persija Jakarta dan Persib Bandung.
"Diduga tertarik menghadirkan pemain gelandang bertahan Timnas Indonesia, Joey Pelupessy (DMF/32)," tulis akun tersebut.
Disebutkan pula bahwa kedua klub dapat menggaet Pelupessy tanpa biaya transfer setelah masa kontraknya berakhir pada Juni 2026.
Untuk Persija, momentum di tengah musim ini menjadi peluang berharga untuk memperkuat dasar kejuaraan.
Terakhir kali Macan Kemayoran memperoleh gelar liga adalah pada tahun 2018, dan tekanan untuk kembali sukses semakin meningkat.
Di sisi lain, Persib Bandung sedang berada di jalur sejarah dengan kesempatan untuk meraih gelar juara tiga kali berturut-turut.
Persaingan antara dua tim kembali memanas, kali ini tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga dalam proses transfer pemain.
Di Persija, kehadiran pemain seperti Jordi Amat dan Rizky Ridho dapat menjadi faktor krusial dalam meyakinkan Joey Pelupessy.
Keduanya memiliki hubungan dekat dengan pemain tersebut dalam lingkungan Timnas Indonesia.
Di sisi lain, isu minat Persija terhadap Pelupessy kembali dikonfirmasi oleh akun lain.
"Persija Jakarta dilaporkan sedang mempertimbangkan kesempatan untuk menggaet pemain tengah berpengalaman Joey Pelupessy (32) yang saat ini bermain di Lommel SK di Liga Divisi Dua Belgia," tulis Instagram @persijatalk.
"Pemain yang berasal dari keturunan Indonesia ini diharapkan dapat memperkuat tim Macan Kemayoran pada babak kedua kompetisi," demikian lanjut pernyataan tersebut.
Jika transfer ini benar-benar terealisasi, Persija tidak hanya berhasil mengisi kekosongan di lini tengah, tetapi juga berhasil mengalahkan Persib dalam salah satu peristiwa transfer paling menarik musim ini. (*)