
Ringkasan Berita:
- Air Terjun Tiwu Pai menambahkan daftar panjang tempat wisata alam yang harus dikunjungi di Manggarai, NTT.
- Berada di Kampung Wontong, Desa To’e, Kecamatan Reok Barat, air terjun ini menawarkan keindahan alam di bagian utara Pulau Flores.
- Perjalanan bisa dimulai dari Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai. Jarak ke lokasi sekitar 80,3 km ke arah utara. Perjalanan melalui darat membutuhkan waktu sekitar dua jam menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.
FLORES.COM, RUTENG-Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur kembali memperkenalkan salah satu "tempat indah yang tersembunyi" miliknya.
Air Terjun Tiwu Pai menjadi tambahan lagi pada daftar panjang tempat wisata alam yang patut dikunjungi di kawasan tersebut.
Berada di Kampung Wontong, Desa To’e, Kecamatan Reok Barat, air terjun ini menawarkan keindahan alam di bagian utara Pulau Flores.
Sejak tahun 2025, tempat ini menjadi populer di media sosial setelah gambar-gambar keindahannya menyebar luas, menarik perhatian wisatawan lokal maupun asing.
Keindahan Alam yang Menakjubkan
Air Terjun Tiwu Pai menyajikan pemandangan alam yang masih sangat asri. Aliran airnya mengalir ke dalam kolam alami yang luas, dikelilingi oleh tebing batu yang kokoh serta hutan hijau yang lebat.
Dalam keadaan biasa, kejernihan air sungai di lokasi ini menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin berenang atau hanya sekadar melepas kepenatan.
Lingkungan yang damai dan cuaca yang segar membuat tempat ini menjadi pelarian ideal dari kehidupan kota.
Akses dan Jarak Tempuh
Bagi para pengunjung yang ingin berkunjung, perjalanan bisa dimulai dari Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai. Jarak tempuh ke lokasi sekitar 80,3 kilometer ke arah utara.
Perjalanan darat ini membutuhkan sekitar dua jam menggunakan kendaraan beroda dua atau empat.
Peringatan Cuaca: BMKG Tetapkan Tingkat Siaga
Meskipun menawarkan keindahan yang menarik, para pengunjung disarankan untuk sangat waspada dalam merencanakan kunjungan mereka.
Berdasarkan laporan terkini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kini dalam Status Awas untuk masa 20 hingga 22 Januari 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi terjadinya hujan yang sangat deras hingga ekstrem disertai dengan angin kencang.
Kondisi ini sangat memengaruhi objek wisata air terjun, di mana debit air bisa meningkat tiba-tiba dan kondisi air menjadi keruh serta berisiko.
Masyarakat serta para wisatawan diharapkan menghindari kegiatan di luar ruangan dan perjalanan jauh sampai situasi cuaca membaik.
Pastikan selalu mengikuti perkembangan informasi terbaru mengenai standar keamanan sebelum berkunjung ke tempat wisata.
Berita Lainnya di FLORES.COM pada Google News