
KALTIM.CO- Bintang tidak menjamin seorang pemain dapat memperkuat Timnas Jerman tampil di Piala Dunia 2026.
Ya, inilah yang terjadi di Timnas Jerman menjelang Piala Dunia 2026.
Ketatnya persaingan di berbagai posisi membuat beberapa pemain bintang ini berisiko tidak bisa tampil dalam Piala Dunia 2026.
Bukan hanya satu, tetapi setidaknya delapan pemain bintang saat ini sedang bersaing untuk mendapatkan satu posisi di Timnas Jerman, salah satunya adalah striker baru AC Milan, Niclas Fullkrug.
Beberapa pemain kini berlomba-lomba menghadapi waktu untuk meyakinkan pelatih utama Julian Nagelsmann bahwa mereka pantas masuk ke dalam daftar akhir tim Der Panzer.
Julian Nagelsmann rencananya segera menyelesaikan daftar pemain sebanyak 26 orang.
Laga uji coba melawan Swiss dan Ghana di akhir Maret, diikuti pertandingan melawan Finlandia dan Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026, akan menjadi kesempatan terakhir bagi mereka untuk memangkas daftar pemainnya.
Jika tetap dalam kondisi prima, nama-nama seperti Joshua Kimmich, Jamal Musiala, dan Florian Wirtz hampir pasti akan mendapatkan posisi.
Namun, beberapa pemain lain masih perlu menunjukkan performa yang memuaskan di paruh kedua musim agar masuk dalam rencana pelatih.
Siapa saja pemain yang sedang berusaha masuk ke dalam skuad Timnas Jerman, berikut daftarnya. Kaltim mengutip dari fifa.com:
1. Marc-Andre ter Stegen (Girona)
Pertanyaan terbesar mungkin mengarah pada kiper berusia 33 tahun ini.
Nagelsmann sering kali menyampaikan bahwa kiper mantan klub Borussia Monchengladbach akan menjadi penjaga gawang utama jika ia kembali bermain secara rutin di tingkat klub dan menunjukkan penampilan yang meyakinkan.
Namun, cedera punggung membuat Ter Stegen tidak bermain hampir sepanjang musim, sehingga ia hanya tampil sekali bersama Barcelona.
Karena posisinya tidak lagi menjadi pilihan utama, ia dipinjamkan ke Girona agar bisa mendapatkan kesempatan bermain dan membuktikan kemampuannya kepada Nagelsmann.
Waktu terus bergerak, dan kesempatannya semakin berkurang.
2. Assan Ouedraogo (RB Leipzig)
Sejak pindah dari Schalke ke RB Leipzig pada Juli 2024, Ouedraogo sering mengalami cedera.
Namun, ia berhasil mempertahankan posisi utama di awal musim 2025/26 dengan mencetak tiga gol dan memberikan tiga assist dalam 12 pertandingan Bundesliga.
Ia memulai kiprahnya bersama timnas dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Luksemburg dan Slovakia pada November, serta mencetak gol pertamanya.
Dikenal karena tubuh yang kuat, kemampuan menggiring bola, serta ancaman dalam mencetak gol, kualitasnya mendapat pujian langsung dari Nagelsmann.
Sayangnya, cedera lutut yang terjadi pada pertengahan Januari membuatnya diperkirakan tidak bisa tampil dalam pertandingan internasional bulan Maret, yang berdampak signifikan terhadap peluangnya masuk ke dalam skuad Piala Dunia.
3. Angelo Stiller (Stuttgart)
Pemain tengah Stuttgart ini pernah beberapa kali dipanggil ke tim nasional, tetapi tidak ikut dalam jeda internasional terakhir akibat persaingan yang ketat di lini tengah Jerman.
Nagelsmann menyebut Felix Nmecha dan Aleksandar Pavlovic saat ini sedikit lebih unggul, meskipun ia memastikan bahwa Stiller berada di jalur yang benar.
Jika kembali terlewat dalam pemanggilan bulan Maret, peluang Stiller untuk tampil di Piala Dunia mungkin akan mengalami tekanan berat.
4. Kai Havertz (Arsenal)
Cedera yang dialami pada pertandingan pembuka Liga Premier menyebabkan Havertz mengalami absensi jangka panjang.
Akhirnya ia kembali bermain setelah tampil singkat saat Arsenal mengalahkan Portsmouth dengan skor 4-1 dalam Piala FA.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyambut dengan antusias kembalinya Havertz.
Jika pemain tersebut mampu kembali ke kondisi terbaiknya, ia hampir pasti akan menjadi bagian penting bagi Jerman.
Dengan catatan 20 gol dan 17 assist dalam 55 penampilan, fleksibilitas serta naluri mencetak gol Havertz menjadikan peluangnya tetap terbuka, selama ia tidak mengalami cedera.
5. Leroy Sane (Galatasaray)
Setelah bergabung dengan Galatasaray, Sane pernah tidak dipanggil dalam pemilihan bulan September dan Oktober.
Nagelsmann pada masa itu menginginkannya tampil lebih mencolok.
Namun, ia kembali bergabung dengan tim dalam pertandingan melawan Luksemburg dan Slovakia, tampil mengesankan dengan mencetak dua gol dan memberikan dua umpan yang membuahkan gol.
Beberapa mengakui bahwa komunikasi yang terbuka dengan Nagelsmann berjalan dengan baik.
Dengan lima gol yang dicetak dalam lima pertandingan terakhir Liga Turki, pemain berusia 29 tahun ini kembali memperkuat peluangnya untuk tampil di Piala Dunia.
6. Niclas Fullkrug (AC Milan)
Meski mencetak 14 gol dan dua assist dari 24 laga timnas, tempat Fullkrug belum aman.
Penyerang 32 tahun ini dipinjamkan dari West Ham ke AC Milan dan langsung mencetak gol penentu kemenangan melawan Lecce.
Panggilan ke Piala Dunia masih tergolong kecil kecuali ia mampu tampil tajam secara konsisten di Italia.
Jika itu terjadi, ia bisa menjadi opsi dari bangku cadangan, seperti perannya di Piala Dunia 2022 di Qatar.
7. Lennart Karl (Bayern Munich)
Pemain muda berusia 17 tahun dari Bayern Munich ini menjadi perbincangan di Jerman.
Meskipun masih memenuhi kriteria untuk bermain di tim U-17, penampilannya membuatnya masuk ke dalam rencana Nagelsmann lebih cepat dari yang diharapkan.
Karl kini menjadi pemain inti di bawah arahan Vincent Kompany, dengan mencatatkan tujuh gol dan dua umpan tercipta.
Kapten Jerman, Joshua Kimmich, bahkan menyiratkan bahwa Karl pantas masuk ke dalam timnas senior.
Jika penampilannya tetap stabil, akan sulit bagi Nagelsmann untuk mengabaikannya.
8. Said El Mala (Koln)
Pemain sayap kiri berusia 19 tahun menunjukkan performa yang mengesankan saat bermain bersama Cologne di paruh pertama musim.
Meski lebih sering masuk sebagai pemain cadangan, ia telah mencetak tujuh gol dan tiga umpan assist dalam 18 pertandingan Bundesliga.
Nagelsmann menganggap El Mala harus menjadi pemain inti tetap di klubnya agar meningkatkan kesempatan tampil di Piala Dunia.
Namun, pelatih juga mengakui bahwa tidak banyak pemain Jerman yang memiliki kemampuan menggiring bola seperti El Mala, sebuah tanda bahwa kesempatan untuk masuk ke tim utama masih terbuka. (*)