Program MBG Berjalan Lancar Saat Ramadan, Ini Mekanismenya -->

Program MBG Berjalan Lancar Saat Ramadan, Ini Mekanismenya

29 Jan 2026, Kamis, Januari 29, 2026

Bengkalispos.com.CO– Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlangsung selama bulan Ramadan 1447 Hijriah dengan perubahan sistem pelayanan bagi siswa dan kelompok yang menerima manfaat.

Pengaturan tersebut diambil dalam rapat koordinasi terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan mengenai penguatan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG di Jakarta, pada Kamis 29 Juni 2026.

"Pelaksanaan MBG di bulan Ramadhan tetap berlangsung," ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).

Ia menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan agar layanan tetap tepat sasaran tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa bagi siswa Muslim.

Menurutnya, siswa sekolah di daerah yang mayoritas menjalankan puasa akan mendapatkan makanan kering yang bisa dimakan saat berbuka.

Di sisi lain, sekolah di daerah yang sebagian besar penduduknya tidak berpuasa tetap menerima layanan MBG seperti biasanya. Bagi anak-anak balita, ibu hamil, dan ibu yang sedang menyusui, pemerintah menjamin penyediaan layanan MBG tetap berjalan normal selama bulan Ramadan.

"Sekolah non-Muslim (distribusi MBG) biasa saja. Ibu hamil dan balita juga normal seperti biasanya," katanya.

Zulhas menambahkan layanan MBG di pesantren akan disesuaikan dengan waktu penyaluran, yaitu diubah menjadi sore hari agar dapat digunakan saat berbuka puasa.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan bahwa skema Ramadan ini telah disusun oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di daerah.

Menurutnya, menu yang disediakan tetap memperhatikan keseimbangan gizi meskipun dalam bentuk makanan kering. “Untuk siswa sekolah yang berpuasa, diberikan setelah pulang sekolah untuk berbuka,” kata Dadan.

Pemerintah menegaskan bahwa penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya untuk mempertahankan kelangsungan Program MBG sambil menghargai pelaksanaan ibadah masyarakat.

Berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan, hingga akhir bulan Januari 2026, Program MBG telah memberikan manfaat kepada lebih dari 60 juta orang di seluruh Indonesia.

Angka tersebut diakses oleh 22.091 Unit Pelayanan Kebutuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi.(jpg)

TerPopuler