Rudal Rusia Meledak di Kharkiv, Ukraina Tuduh Serangan yang Tewaskan Warga Sipil -->

Rudal Rusia Meledak di Kharkiv, Ukraina Tuduh Serangan yang Tewaskan Warga Sipil

3 Jan 2026, Sabtu, Januari 03, 2026
Rudal Rusia Meledak di Kharkiv, Ukraina Tuduh Serangan yang Tewaskan Warga Sipil

KABAR CIREBON- Pihak berwenang Ukraina di Kharkiv menuduh tentara Rusia melakukan serangan terhadap area penduduk. Dikatakan, rudal balistik menyerang sebuah gedung lima lantai di pusat kota Kharkiv.

Dua orang meninggal, termasuk seorang anak berusia tiga tahun, dan sedikitnya 31 orang cedera akibat serangan rudal Rusia, demikian tulis Gubernur wilayah Kharkiv, Oleh Syniehubov, di Telegram.

Menteri Pertahanan Rusia menyangkal adanya keterlibatan mereka dalam serangan di Kharkiv yang mengakibatkan kematian warga sipil.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa ledakan di Kharkiv disebabkan oleh kesalahan dalam penanganan amunisi Ukraina. Tuduhan ini dilontarkan sebagai upaya mengalihkan perhatian dari serangan mematikan yang dilakukan Kiev sehari sebelumnya di Desa Khorly, wilayah Kherson yang saat ini dikuasai oleh Rusia.

Jumlah korban jiwa akibat serangan pesawat tanpa awak di sebuah hotel dan kafe di Khorly meningkat menjadi 28 orang, menurut pernyataan gubernur wilayah yang ditunjuk Rusia, Vladimir Saldo, kepada kantor berita TASS milik negara Rusia.

Saldo juga menyebutkan bahwa lebih dari 60 orang mengalami cedera akibat serangan tersebut. Ukraina merespons serangan itu dengan menyatakan bahwa mereka tidak menargetkan penduduk sipil.

Serangan yang dilakukan Ukraina terhadap sistem listrik di wilayah Zaporizhia yang dikuasai Rusia di Ukraina mengakibatkan 1.777 rumah tangga kehilangan pasokan listrik, menurut laporan gubernur regional yang ditunjuk oleh Rusia, Yevgeniy Balitsky, di Telegram.

Sejauh ini, serangan drone Ukraina telah terbukti efektif dalam merusak pusat pasokan energi dan pabrik minyak di beberapa daerah Rusia. Bahkan, drone Ukraina tidak hanya meledak di sekitar perbatasan, tetapi juga sampai menjangkau Moskow.

Serangan drone Ukraina menyulitkan sistem pertahanan udara Rusia. Dalam sehari, jumlah drone yang dihancurkan oleh pertahanan udara Rusia bisa mencapai ratusan.

Baru-baru ini, militer Rusia berhasil menembak jatuh 64 pesawat tak berawak Ukraina dalam satu malam dari berbagai wilayah, demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia yang dikutip oleh TASS.

TerPopuler