Rumor Transfer MotoGP: Pedro Acosta Gantikan Pecco Bagnaia di Ducati -->

Rumor Transfer MotoGP: Pedro Acosta Gantikan Pecco Bagnaia di Ducati

26 Jan 2026, Senin, Januari 26, 2026
Rumor Transfer MotoGP: Pedro Acosta Gantikan Pecco Bagnaia di Ducati

KALTIM.CO- Isu terus beredar, Pedro Acosta mungkin menjadi langkah besar berikutnya di pasar transfer MotoGP.

Bintang KTM semakin sering dikaitkan dengan Ducati, hingga beberapa orang mulai membayangkan dirinya sebagai pengganti Francesco Bagnaia jika keadaan berubah.

Dan skenario ini kini tidak lagi terdengar tidak masuk akal, terutama menurut Jorge Lorenzo.

Marc Marquez memutuskan untuk tetap berada di Ducati dan posisinya saat ini tidak dapat dipertanyakan lagi.

Perpanjangan kontraknya akan menghabiskan sebagian besar anggaran Borgo Panigale, namun tidak ada yang meragukan bahwa dia merupakan prioritas utama secara strategis.

Sebaliknya, posisi Francesco Bagnaia tampak lebih rentan.

Musim 2025 yang ia jalani diwarnai penurunan kinerja yang tidak terduga serta persaingan internal, meninggalkan dampak.

Ducati memang tidak pernah secara terbuka menutup pintu, namun sinyal yang diberikan dalam beberapa bulan terakhir tidak lagi menunjukkan kepastian mutlak.

Di sinilah Pedro Acosta muncul sebagai pilihan yang sempurna: muda, penuh semangat, ambisius, dan telah dianggap sebagai calon juara dunia oleh Davide Tardozzi sendiri.

Ducati masih menjadi pilihan paling menarik di grid, baik dari segi teknis maupun simbolis.

Sebagai tamu dalam acara The Width, Jorge Lorenzo ditanya tentang isu tersebut.

Pebalap juara dunia MotoGP tiga kali itu tidak menyangkal kemungkinan tersebut.

Sering diwakili oleh Albert Valera, yang sekarang menjadi manajer Acosta, Lorenzo sangat mengenal tokoh-tokoh penting dalam kisah ini.

Ia juga mengawasi situasi secara cermat, mengingat kedekatannya dengan KTM melalui perannya bersama Maverick Vinales.

Dan dia mengucapkan kalimat yang memicu berbagai interpretasi:

Pedro sangat pintar, manajernya Albert Valera juga sangat cerdas, dan Dall’Igna juga sangat cerdas. Jalannya mungkin suatu saat akan berjumpa.

Ducati merupakan motor yang paling lengkap dalam sejarah, dan Pedro Acosta memiliki semangat juang yang luar biasa.

Sulit untuk menyampaikan penjelasan yang lebih jelas tanpa mengeluarkan pernyataan resmi.

Lorenzo juga menekankan kenyataan olahraga saat ini:

Ini merupakan motor yang paling lengkap dalam lima tahun terakhir, hal itu tidak dapat disangkal.

Tentang Acosta, ia menambahkan:

Ia memiliki rasa ingin menang yang sangat besar.

Acosta belum berhasil memenangkan satu lomba pun dalam MotoGP setelah dua musim penuh, namun sepuluh posisi tiga teratas yang ia raih menunjukkan bahwa potensinya masih besar.

Bahkan, pada bulan Maret lalu ia mengakui ingin "mencoba" Ducati, setidaknya untuk membandingkan pengalamannya dengan apa yang ia rasakan di KTM.

Manajernya, Albert Valera, juga tidak pernah menunjukkan keterikatan penuh dengan pabrikan asal Austria tersebut saat membicarakan masa depan menuju 2027.

Bahkan, terdapat isu yang menyebut bahwa kesepakatan dengan Ducati telah tercapai, sebuah asumsi yang masih terlalu dini, tetapi mencerminkan suasana yang sedang berkembang.

Skenario semakin berkembang, Acosta memperkuat VR46 melalui kontrak selama satu tahun, sebelum naik ke tim pabrikan pada 2028.

Strategi yang pernah dijalani sebelumnya, sebagai metode mempersiapkan masa pasca-Bagnaia tanpa melewatkan tahapan.

Valera disebut lebih menginginkan motor pabrikan.

Acosta sendiri telah sering menyatakan bahwa fokus utamanya adalah kemenangan.

Dan saat ini, meskipun terdapat ketidakpastian mengenai regulasi 2027, Ducati Desmosedici tetap menjadi standar teknis dalam MotoGP.

Meski keseimbangan dapat berubah, kendaraan ini tetap menjadi yang harus dikalahkan.

Pertanyaan yang sebenarnya saat ini bukan lagi tentang apakah Ducati tertarik pada Acosta, atau apakah Acosta tertarik dengan Ducati.

Pertanyaannya adalah kapan jalannya akan berjumpa.

Dan jika kita mengikuti pernyataan Jorge Lorenzo, momen tersebut mungkin tiba lebih cepat dari yang diharapkan.(*)

TerPopuler