
Bengkalispos.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS)Donald Trumpmerencanakan untuk mengumumkan kandidat pengganti Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell pilihannya pada pekan depan.
Melansir Reuters, Jumat (30/1/2026), pengumuman ini akan mengakhiri berbagai spekulasi yang telah berlangsung selama beberapa minggu mengenai siapa yang akan memimpin bank sentral AS setelah masa jabatan Powell berakhir pada Mei 2026.
"Kami segera mengumumkan pemimpin The Fed... dan menurut saya orang tersebut akan mampu menjalankan tugas dengan baik," kata Trump dalam rapat kabinet pertamanya tahun ini.
Trump kembali mengemukakan kritiknya terhadap The Fed, dengan menyatakan bahwa tingkat bunga yang ditetapkan masih terlalu mahal.
Dalam pengumuman hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), pada hari Kamis (29/1/2026), The Fed memutuskan untuk menjaga tingkat suku bunga acuan dalam kisaran 3,5% hingga 3,75%.
Keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan tingkat bunga mengakhiri kecenderungan pengurangan dalam tiga pengumuman hasil rapat sebelumnya. Selain itu, keputusan tersebut didasarkan pada berbagai indikator seperti aktivitas ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja, dan inflasi.
Gubernur Federal Reserve, Jerome Powell, menyatakan bahwa data yang tersedia menunjukkan bahwa pertumbuhan aktivitas ekonomi tetap kuat meskipun tingkat inflasi sedikit lebih tinggi. Di sisi lain, meskipun jumlah lapangan kerja masih terbatas, angka pengangguran tetap dalam kendali.
Hari ini kami memutuskan untuk menjaga suku bunga. Kebijakan kami tetap sama, setelah mengurangi suku bunga sebesar 75 poin basis dalam tiga pertemuan terakhir. Kami menilai kebijakan moneter saat ini sebagai langkah yang sesuai untuk mendorong perkembangan menuju lapangan kerja maksimal dan target inflasi sebesar 2%, kata Powell dalam konferensi pers, Kamis (29/1/2025).
Sebelumnya, Trump menunjukkan bahwa dirinya sudah memiliki satu kandidat utama pengganti Jerome Powell.
Pada sebuah wawancara di tengah ajang World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Trump menyatakan bahwa proses pemilihan yang dimulai sejak bulan September lalu dan sempat melibatkan hingga 11 kandidat kini mendekati tahap akhir.
"Saya kira awalnya hanya tiga, kemudian dua. Dan mungkin sekarang tinggal satu saja, menurut saya," kata Trump dilaporkan dariCNBC International pada Kamis (22/1/2026).
Namun, Trump enggan menyebutkan nama kandidat tersebut. Daftar calon pengganti Powell meliputi mantan dan pejabat aktif The Fed, para ekonom, hingga tokoh pasar Wall Street.
Beberapa nama yang selama ini dikabarkan masuk dalam tahap akhir, antara lain mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh, Gubernur The Fed saat ini Christopher Waller, Direktur National Economic Council (NEC) Kevin Hassett, serta Kepala Investasi Pendapatan Tetap BlackRock Rick Rieder.
Trump menyebut Rieder, yang terakhir mengikuti wawancara, sebagai individu yang menarik dan memuji semua kandidat yang masuk dalam tahap pemilihan.
Beberapa hari terakhir, Trump juga mengungkapkan bahwa ia lebih suka Hassett tetap berada di NEC, sehingga mengurangi kemungkinan dia memimpin bank sentral AS.