
Ringkasan Berita:
- Ustadz Nurdin yang berasal dari Desa Air Jernih Kecamatan Putri Betung menjadi penceramah dalam perayaan Isra Mikraj di Masjid Ar-Rahman Desa Rema Kecamatan Kutapanjang, pada hari Minggu (18/1/2026).
- Peringatan tersebut juga diiringi penyerahan pembangunan MCK oleh pemerintah daerah setelah selesai diserahkan kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) bersama perangkat desa setempat.
- MCK Rema hampir setengah miliar tersebut, dibentuk melalui dana DAU dari anggaran tahun 2025 lalu.
Liputan jurnalis Gayo Rasidan/ Gayo Lues
Gayo.com, BLANGKEJEREN- Ustadz Nurdin dari Desa Air Jernih Kecamatan Putri Betung menjadi pembicara dalam perayaan Isra Mikraj di Masjid Ar-Rahman Desa Rema Kecamatan Kutapanjang, Minggu (18/1/2026).
Amatan Gayo.com, perayaan isra mi'raj dimulai sekitar pukul 09.30 WIB, kini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Gayo Lues, bersamaan dengan acara serah terima pembangunan MCK dari pemerintah daerah setelah selesai diserahkan kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) yang didampingi oleh perangkat desa setempat.
Diketahui, pembangunan MCK Rema yang hampir setengah miliar rupiah dibangun menggunakan dana DAU dari anggaran tahun 2025 lalu.
Bahkan setelah pembangunan selesai, diserahkan langsung oleh pemerintah daerah kepada pengelola BKM bersama perangkat desa.
Kepala Dinas Syariat Islam Gayo Lues, Zulfadli menyampaikan, awalnya pada tahun 2025 lalu, desa Rema Kecamatan Kutapanjang tidak mendapatkan bantuan pembangunan MCK tersebut.
"Kemudian diajukan kembali melalui perubahan anggaran untuk pembangunan MCK Rema tersebut dan telah terpenuhi. Bahkan saat ini pembangunannya sudah selesai," katanya.
Kepala dinas berharap, setelah pembangunan MCK Rema selesai, masyarakat kini diminta untuk memperbaiki kondisi masjid dan terus meningkatkan pelaksanaan pengajian serta kegiatan keagamaan lainnya di kalangan warga Rema.
"Setelah bangunan tersebut selesai dan diserahkan kepada masyarakat, kini harus dimanfaatkan serta dijaga dengan baik oleh warga Rema sendiri," katanya.
Ustadz Nurdin dalam pidatinya memulai dengan menjelaskan sifat persatuan, salah satunya seperti semut dan lebah, selain itu juga disampaikan mengenai surga yang rindu empat kelompok manusia, salah satunya
Orang yang senantiasa dan suka memberi upah serta bershalawat, selanjutnya merindukan orang yang mampu menjaga ucapan mulutnya dan merindukan orang yang gemar berinfak, kemudian Allah merindukan orang-orang yang menyukai berpuasa.
Berikut adalah beberapa variasi parafraze dari teks yang diberikan: 1. Selanjutnya, Ustadz Nurdin menyampaikan ringkasan mengenai kisah Isra Mi'raj, yang menjelaskan bahwa Isra Mi'raj merupakan perintah dari Allah SWT terkait penjemputan ibadah shalat oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam penyampaian kisah tersebut, penceramah juga menyampaikan shalawat yang berisi tentang rukun Islam yang terdiri dari lima perkara. 2. Ustadz Nurdin memberikan penjelasan singkat tentang kisah Isra Mi'raj, di mana kisah ini berkaitan dengan perintah Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW untuk menunaikan ibadah shalat. Selama menceritakan kisah Isra Mi'raj, penceramah juga menyampaikan shalawat yang menyebutkan rukun Islam yang terdiri dari lima hal. 3. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Nurdin menyampaikan ringkasan kisah Isra Mi'raj, yang menjelaskan bahwa kisah ini berkaitan dengan perintah dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW untuk menjemput ibadah shalat. Di tengah cerita Isra Mi'raj, penceramah juga menyampaikan shalawat yang menyebutkan rukun Islam yang terdiri dari lima pokok. 4. Berikutnya, Ustadz Nurdin menyampaikan ringkasan kisah Isra Mi'raj, yang menjelaskan bahwa kisah ini merupakan perintah dari Allah SWT terkait penjemputan ibadah shalat oleh Nabi Muhammad SAW. Selama penyampaian kisah tersebut, penceramah juga menyampaikan shalawat yang berisi tentang rukun Islam yang terdiri dari lima perkara. 5. Ustadz Nurdin memberikan penjelasan singkat mengenai kisah Isra Mi'raj, yang menyatakan bahwa kisah ini berkaitan dengan perintah dari Allah SWT terkait penjemputan ibadah shalat oleh Nabi Muhammad SAW. Selama menceritakan kisah tersebut, penceramah juga menyampaikan shalawat yang menjelaskan rukun Islam yang terdiri dari lima hal.
"Burak menjadi salah satu kendaraan tiga malaikat dari dalam surga, kini untuk menuju Masjidil Haram bertemu dengan Nabi Muhammad SAW dengan tujuan menghadiri atau memenuhi panggilan Allah SWT terkait ibadah shalat lima waktu. Namun sebelum memenuhi panggilan Allah SWT, Nabi Muhammad diperiksa atau dibersihkan terlebih dahulu dari sifat iri dengki dan hasutan yang disucikan dengan air zamzam, lalu diisi dengan kalimat tauhid dan makrifat," katanya.
Disebutkan bahwa kisah Isra Mi'raj sangat panjang dan harus diterima dengan penuh keyakinan, bahkan Nabi Muhammad SAW pernah mengalami Isra Mikraj. (*)