
-MEDAN.com - Lima makanan favorit Nabi selama bulan puasa. Cocok diterapkan saat sahur dan berbuka puasa.
Nabi Muhammad memiliki makanan favorit selama kedatangan bulan Ramadan.
Selain itu, terdapat pula hidangan sahur yang sesuai untuk penderita maag.
Bagi Anda yang memiliki riwayat gangguan asam lambung, sangat penting untuk menyiapkan menu berbuka puasa yang mampu menghindari kambuhnya asam lambung.
Ahli obat tradisional, pakar kesehatan sekaligus dai yang sering menyampaikan informasi kesehatan berbasis bahan alami dan Jurus Sehat Rasulullah (JSR), dr Zaidul Akbar kini membocorkan rahasia menu sahur.
Khususnya untuk menghindari kambuhnya asam lambung.
Saat berpuasa, kita mengendalikan rasa haus dan lapar mulai dari waktu sahur hingga tiba saat berbuka puasa.
Bagi penderita asam lambung, hal ini menjadi kendala yang sulit karena takut maag kambuh saat berpuasa.
Lalu bagaimana cara agar penderita asam lambung bisa menjalani puasa tanpa takut maag kambuh?
Nah, agar asam lambung tidak kambuh saat berpuasa, kuncinya terletak pada memperhatikan menu sahur.
Dikutip dari akun Instagram @jsrstore milik dr Zaidul Akbar, disebutkan bahwa penderita maag perlu memahami makanan apa yang sebaiknya dipilih dan dihindari saat berbuka puasa agar puasa tetap nyaman tanpa mengalami kambuhnya asam lambung.
{Ternyata hidangan berbuka puasa memiliki dampak besar terhadap kondisi tubuh kita saat berpuasa.}
Jadi, ibu-ibu ini perlu menyiapkan menu berbuka yang mendukung ibadah puasa keluarga agar lebih lancar, ya bu," demikian keterangan dalam caption yang diunggah dikutip Serambinews.com, Rabu (13/3/2024).
Disebutkan bahwa salah satu kunci perut tetap nyaman saat berpuasa adalah meningkatkan konsumsi serat saat sahur.
Karena serat dapat menekan asam lambung yang berlebihan.
Selain itu, asupan serat dapat diperoleh dari kurma, buah yang kaya akan serat.
"Maka akan membuat perut lebih nyaman saat berpuasa," katanya.
Dr Zaidul Akbar menyebutkan, bahwa Nabi Muhammad sering mengonsumsi kurma saat berbuka puasa.
"Ini juga merupakan salah satu rahasia mengapa Nabi Muhammad kerap berbuka puasa dengan kurma karena kandungan serat yang cukup baik," tambahnya.
Selain kurma, kamu juga dapat memperoleh kandungan serat dari buah-buahan, sayuran, serta sumber serat lainnya.
Lanjut dari Zaidul Akbar, sebaiknya hindari makanan pedas, berlemak, mengandung kafein atau bersoda saat berbuka puasa. Makanan-makanan ini dapat menyebabkan asam lambung meningkat.
Terakhir, Dr Zaidul Akbar mengajak umat Islam untuk mulai memperbaiki pilihan menu berbuka puasa agar dapat mendukung kesehatan keluarga sehingga perut tetap sehat dan ibadah puasa keluarga menjadi lancar.
5 Makanan Kesukaan Rasulullah
1. Buah zaitun
Makanan favorit Nabi Muhammad SAW yang cocok untuk sahur dan berbuka puasa pertama adalah buah zaitun. Dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Rasulullah SAW berkata:
Makanlah buah zaitun dan gunakanlah sebagai minyak, karena pohonnya dikaruniakan oleh Tuhan.
Kondisi lemah dan kelelahan sering terjadi pada seseorang yang sedang berpuasa. Oleh karena itu, mengonsumsi buah zaitun saat berbuka puasa dapat memberikan manfaat yang besar.
Mengonsumsi buah zaitun langsung memberikan manfaat baik untuk menjaga kesehatan darah. Hal ini karena buah zaitun mampu meningkatkan kadar besi dan mempertahankan tingkat energi yang stabil.
Buah zaitun membantu sistem kekebalan tubuh bekerja lebih optimal dan memberikan manfaat positif terhadap perkembangan kognitif.
2. Kurma
Makanan favorit Nabi Muhammad SAW yang cocok untuk sahur dan berbuka puasa adalah kurma.
Terdapat sebuah pohon di antara pohon-pohon lain yang serupa dengan seorang Muslim (dalam kebaikan). Daunnya tidak pernah gugur. Pohon apa itu? Nabi Muhammad SAW sendiri mengatakan, "Itu adalah pohon kurma."
Kurma mengandung banyak vitamin dan protein serta dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Mengonsumsi kurma saat berbuka puasa dan sahur bisa membantu tubuh memperoleh nutrisi yang diperlukan.
Selain itu, kurma mengandung zat besi yang berfungsi membantu mencegah rasa lelah atau pusing pada siang hari.
Secara keseluruhan, mengonsumsi kurma sangat bermanfaat bagi sistem pencernaan. Setelah seharian berpuasa, memakan kurma dapat membantu pencernaan menyerap makanan dengan lebih mudah.
3. Labu
Makanan favorit Nabi Muhammad SAW yang cocok untuk sahur dan berbuka puasa yang ketiga adalah labu. Dalam hadis yang diceritakan oleh Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW sangat menyukai labu.
Labu, yang kaya akan manfaat kesehatan, dapat memudahkan kita dalam menjaga puasa.
Mengonsumsi labu dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko kanker karena adanya kandungan antioksidan serta sifat yang melindungi terhadap kanker dalam komposisinya.
Pumpkin juga dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan kualitas tidur, membantu seseorang merasa tenang, serta menghilangkan kelelahan setelah berpuasa.
4. Buah tin
Makanan favorit Nabi Muhammad SAW yang cocok untuk sahur dan berbuka puasa yang keempat adalah buah tin. Abu Darda meriwayatkan perkataan Nabi Muhammad SAW bahwa:
Jika aku mengatakan ada buah-buahan yang turun dari langit, maka itulah buah ara. Karena, buah-buahan langit tidak memiliki biji.
Buah ara adalah sumber yang baik untuk vitamin, mineral, antioksidan, dan serat yang dapat membantu mencegah sembelit serta meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.
Buah ara juga berkontribusi pada kesehatan jantung serta mencegah gangguan jantung dalam jangka panjang karena mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6. Tentu, manfaat ini akan sangat bermanfaat terutama bagi perut selama bulan Ramadan.
5. Madu
Makanan favorit Nabi Muhammad SAW yang cocok untuk sahur dan berbuka puasa yang kelima adalah madu.
"Madu merupakan obat untuk berbagai jenis penyakit, sedangkan Al-Qur'an adalah obat bagi segala kekacauan pikiran (penyakit jiwa). Maka aku menyarankan keduanya, yaitu Al-Qur'an dan madu." (HR. Bukhari)
Madu memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur yang berguna untuk membantu menyembuhkan luka atau masalah kulit.
Madu mampu meningkatkan daya tahan tubuh serta mengontrol kadar gula dalam darah. Masalah seperti maag dan gangguan pencernaan lainnya, serta risiko kanker dan penyakit jantung tertentu juga dapat berkurang dengan konsumsi madu.
Mengonsumsi madu secara teratur saat berbuka puasa dan sahur bisa memberikan manfaat yang sangat besar dalam menjaga kualitas puasa kita.
Berikut adalah 5 makanan favorit Nabi Muhammad SAW yang cocok untuk sahur dan berbuka puasa. Jangan lupa catat, Ibu. Semoga bermanfaat.
(*/ -medan.com)
Baca berita MEDAN lainnya di Google News
Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA
Berita yang menyebar di Medan