Agus Mengaku Akan Lunasi Utang Sebelum Menyiksa Istri Bos Sate -->

Agus Mengaku Akan Lunasi Utang Sebelum Menyiksa Istri Bos Sate

1 Feb 2026, Minggu, Februari 01, 2026
Agus Mengaku Akan Lunasi Utang Sebelum Menyiksa Istri Bos Sate

JATENG.COM, BOYOLALI - Petugas Polres Boyolali berhasil menangkap A yang dikenal sebagai Agus, tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan di rumah Purwanto, seorang pengusaha sate kambing di Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali.

Pelaku ditangkap saat sedang tertidur di sebuah kamar kos di Kudus, Jumat (30/1/2026), setelah sebelumnya kabur usai melakukan tindakan kriminal.

Sebelumnya, kejadian perampokan terjadi pada hari Kamis (29/1/2026) pukul 15.30.

Pada kejadian tersebut, A tidak hanya melakukan pencurian, tetapi juga menyiksa ibu rumah tangga bernama Daryanti (33) serta membunuh Orlin, anaknya yang berusia 6 tahun.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan, pelaku ditangkap beserta sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor milik korban yang dibawa kabur.

“Kami telah menangkap terduga pelaku. Pelaku sempat melarikan diri ke arah Kudus,” ujar Indra, Jumat (30/1).

Informasi terbaru muncul dari video pengakuan tersangka yang beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, A mengaku masuk ke rumah korban karena pintu pagar tidak terkunci.

Ia juga secara tidak langsung tidak menyerang, tetapi lebih dahulu memanggil korban.

“Dar (Daryanti—Red), ini Bang Agus. Aku mau bayar utang,” ujar pelaku dalam video pengakuannya.

Daryanti selanjutnya pergi menemui pelaku.

Minta rekening

A pernah meminta nomor rekening korban dengan alasan ingin mengirimkan uang dan mengklaim telah mencatatnya.

Namun, keadaan berubah ketika tersangka tiba-tiba mengunci leher korban.

Di dalam pengakuannya, korban pernah meminta pelaku untuk berhenti melakukan tindakannya.

“Gus, apa ini? Sudah, utangmu anggap lunas saja,” ujar A ,menirukan ucapan korban.

Meskipun korban telah meminta, pelaku tetap melanjutkan tindakan kekerasan dengan memotong leher Daryanti menggunakan cutter.

Korban mengalami cedera parah tetapi akhirnya selamat.

Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki detail kejadian yang mengakibatkan kematian anak korban, Orlin (6), yang ditemukan meninggal di kamar mandi rumah dalam kondisi kepala terbenam di bak mandi.

Kepala Kepolisian Resor Boyolali mengatakan, secara hukum pelaku dan korban tidak memiliki hubungan darah.

Namun keduanya dikenal satu sama lain.

Wahyudi (60), kerabat dari korban, menyebutkan bahwa pelaku adalah tetangga korban.

"Tidak ada hubungan kekeluargaan, namun pelaku merupakan tetangga dekat," katanya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif pencurian dan pembunuhan tersebut.

"Motif dan elemen lainnya masih dalam proses pemeriksaan serta pengembangan," ujar AKBP Indra.

Daryanti kini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Simo Boyolali.

Selain pengobatan medis, para korban juga menerima bimbingan pemulihan trauma oleh Polres Boyolali dan Pemkab Boyolali.

"Korban masih dalam perawatan dan mendapatkan bantuan pemulihan trauma," kata Indra.

Meskipun keadaannya mulai membaik, korban masih mengalami luka batin yang parah akibat kejadian tersebut.

Keluarga korban mengira tindakan keji itu disebabkan oleh masalah hutang.

Beberapa hari sebelum peristiwa terjadi, Daryanti dikabarkan pernah meminta pembayaran utang kepada tersangka.

"Sekitar lima atau enam hari sebelum kejadian, korban meminta pembayaran utang. Pelaku menjadi marah," kata Wahyudi.

Sebelumnya, hubungan antara korban dan pelaku tergolong cukup baik.

Bahkan, istri pelaku sering mengunjungi rumah korban.

Saat kejadian terjadi, Purwanto, suami Daryanti sedang berada di Singkawang, Kalimantan Barat, sehingga korban tinggal sendirian bersama kedua anaknya.

Purwanto dikenal memiliki usaha warung sate kambing dan termasuk dalam kategori masyarakat yang cukup makmur.

Kejadian itu menyebabkan rasa sedih yang mendalam.

Anak bungsu korban meninggal dunia, sementara ibunya selamat dengan cedera fisik dan luka batin yang sangat dalam.(Kompas.com/solo.com) 

TerPopuler