Anggaran Rp100 Miliar Siap Tangani Kebakaran Hutan di Kalimantan Tengah -->

Anggaran Rp100 Miliar Siap Tangani Kebakaran Hutan di Kalimantan Tengah

1 Feb 2026, Minggu, Februari 01, 2026
Anggaran Rp100 Miliar Siap Tangani Kebakaran Hutan di Kalimantan Tengah

KALTENG.COM, PALANGKA RAYA- Meskipun Kalimantan Tengah saat ini sedang mengalami musim hujan, risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah tetap menjadi perhatian pemerintah setempat.

Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng) melaporkan adanya ratusan titik panas atau hotspot yang terdeteksi dalam beberapa hari terakhir, meskipun tidak semua di antaranya menyebabkan kejadian kebakaran.

Kepala Dishut Kalteng, Agustan Saining menyampaikan, berdasarkan pengawasan yang dilakukan, terdapat sekitar 140 titik panas di wilayah Kalteng.

"Ya, sekitar 140 titik panas. Titik panas tersebut kita identifikasi dari suhu, jika melebihi 40 derajat, dianggap sebagai satu titik panas," kata Agustan saat dikonfirmasi, Sabtu (31/1/2026) kemarin.

Ia menjelaskan bahwa satu titik panas memiliki area cakupan sekitar 200 meter.

Namun, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua hotspot tersebut merupakan kejadian kebakaran.

"Dari hasil pengawasan kami di lapangan, tidak semua titik panas tersebut merupakan kebakaran. Namun memang sekitar 2 hingga 5 persen di antaranya memang terjadi kebakaran," katanya.

Agustan menekankan bahwa kejadian kebakaran yang teramati hingga saat ini telah berhasil dicegah sejak awal oleh petugas.

Ia memastikan, hingga saat ini belum ditemukan adanya kebakaran yang terjadi di kawasan hutan.

"Untuk hutan, saat ini belum terjadi kebakaran. Yang terbakar lebih menyerupai area pekarangan, kebun-kebun masyarakat, semak-semak atau belukar di belakang rumah warga, dan hal itu sudah kita bantu dalam pengamanannya," kata Agustan.

Untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan, Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah telah mengerahkan ratusan petugas yang berada di berbagai daerah.

"Jika di KPH terdapat 15 personel per KPH dikalikan 18 KPH, maka jumlahnya sekitar 280 orang. Selanjutnya di tingkat provinsi terdapat sekitar 40 personel yang telah kita siapkan," jelasnya.

Dari segi pendanaan, Agustan menyampaikan bahwa anggaran pengendalian kebakaran hutan berasal dari berbagai pos dan instansi yang terkait.

"Jika berbicara mengenai anggaran, itu merupakan gabungan dari BPB-PK, serta UPT-UPT, kira-kira totalnya sekitar Rp100 miliar untuk keseluruhan Kalimantan Tengah," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga memberikan bantuan dana kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam rangka kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Karena kita juga memberikan dukungan dana BPBD untuk kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mengajarkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan, meskipun cuaca masih dalam kondisi yang didominasi oleh hujan.

TerPopuler