Clarence Seedorf: Mourinho Salah Tanggapi Dugaan Rasisme pada Vinicius Junior -->

Clarence Seedorf: Mourinho Salah Tanggapi Dugaan Rasisme pada Vinicius Junior

21 Feb 2026, Sabtu, Februari 21, 2026
Clarence Seedorf: Mourinho Salah Tanggapi Dugaan Rasisme pada Vinicius Junior

bengkalispos.com–Pelatih utama Benfica, Jose Mourinho, mendapat kritik dari legenda AC Milan dan Real Madrid, Clarence Seedorf, setelah tampaknya menyiratkan bahwa Vinicius Junior telah memicu pelecehan rasial melalui selebrasi golnya dalam pertandingan Liga Champions sebelumnya.

Vinicius mengklaim bahwa Gianluca Prestianni melakukan pelecehan rasial setelah ia mencetak gol di menit ke-50. Kejadian ini membuat pertandingan di Lisbon terhenti selama 10 menit. Prestianni, yang terekam kamera menutupi mulutnya dengan jersey, diduga mengucapkan kata-kata rasialis.

Pemain berusia 20 tahun tersebut menghadapi kemungkinan dilarang bermain selama 10 pertandingan jika terbukti melakukan tindakan rasial sesuai aturan disiplin UEFA. Badan pengatur sepak bola Eropa telah menunjuk seorang penyelidik khusus untuk mengumpulkan bukti-bukti.

Mourinho berdiskusi dengan dua pemain di lapangan selama jeda 10 menit setelah wasit mengaktifkan protokol anti-rasisme UEFA. Setelah pertandingan, dia menyatakan bahwa dia "tidak tahu" siapa yang benar-benar berkata jujur.

Ditanya apakah menurutnya Vinícius memicu para penonton tuan rumah dengan menari dekat bendera sudut lapangan saat merayakan golnya, Mourinho mengatakan, "Ia seharusnya dinaikkan ke bahu rekan-rekannya, dan tidak mengganggu 60.000 orang di stadion ini."

Mourinho kemudian tampaknya mengacu pada berbagai insiden diskriminasi rasial yang dialami Vinícius dalam beberapa tahun terakhir di Spanyol, yang telah menyebabkan tuntutan hukum dan hukuman dari pengadilan Spanyol. Pendapat tersebut memicu kemarahan Seedorf.

Di berapa banyak stadion kejadian ini (pelecehan rasial) terjadi? Berapa banyak lagi? Vinícius menciptakan gol yang luar biasa (dalam pertandingan melawan Benfica). Mengapa dia tidak merayakannya seperti Eusebio, Pele, atau Di Stefano?” ujar sang legenda.

"Saya merasa dia melakukan kesalahan besar hari ini dengan mengizinkan pelecehan rasial, dan saya tidak menyatakan bahwa itu terjadi hari ini, tetapi dia menyebut sesuatu yang melebihi kejadian hari ini," tambah pria yang memiliki paspor Belanda ini.

Ia mengatakan bahwa di mana pun ia pergi, kejadian ini selalu terjadi, sehingga ia merasa tidak masalah ketika Vinícius memancing Anda, bahwa tidak apa-apa untuk bersikap rasial dan saya merasa hal itu sangat salah. Kita tidak boleh, bahkan dalam kondisi apa pun, membenarkan diskriminasi rasial," tutup Seedorf.

TerPopuler