Golkar Jakarta Rayakan Natal, Ajak Bantu Korban Banjir dan Pahami Politik -->

Golkar Jakarta Rayakan Natal, Ajak Bantu Korban Banjir dan Pahami Politik

1 Feb 2026, Minggu, Februari 01, 2026

Jakarta, IDN Times- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta menyelenggarakan Perayaan Natal dan Ucapan Terima Kasih Tahun Baru di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Sabtu (31/1/2026).

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan perhatian terhadap Jakarta yang tengah menghadapi masalah tahunan berupa banjir. Ia juga meminta seluruh masyarakat untuk saling membantu warga yang sedang kesulitan.

"Jakarta setiap tahunnya juga menghadapi berbagai musibah banjir. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu membantu keluarga yang membutuhkan, khususnya saat menghadapi musibah dan bencana," ujar Zaki.

"Karena kekuatan dan kohesi masyarakat Indonesia terletak pada rasa solidaritas yang sangat kuat," tambahnya.

1. Soroti tantangan teknologi

Zaki juga menyebutkan tantangan kehidupan keluarga di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Ia mengajak agar tidak sampai kecepatan teknologi mengurangi komunikasi antar anggota keluarga.

"Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi saat ini sangat luar biasa. Yang jauh menjadi dekat, sedangkan yang dekat malah menjadi jauh," katanya.

Maka, kata Zaki, Golkar memberikan perhatian khusus pada hubungan kekeluargaan. Menurutnya, harmoni dalam keluarga merupakan dasar yang penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

"Dari keluarga ini, tentu saja karakter dan kepribadian anak-anak kita, generasi penerus bangsa ini akan terbentuk kelak," tegas Zaki.

2. Ajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih memahami politik

Selanjutnya, Zaki mengajak seluruh rakyat untuk memahami dan sadar akan politik agar dapat mengenali kondisi yang sedang dihadapi oleh pemerintah.

"Banyak hal yang membuat sebuah program baik dan mulia, tetapi belum tentu dalam pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan tujuannya," kata Zaki.

Ia memberikan contoh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut merupakan inisiatif yang baik sehingga pelaksanaannya harus dipantau.

"Jika kita ikut serta mengawasi pelaksanaannya, kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak kita pasti akan terjaga," tegas Zaki.

"Jika kita tidak peduli, nanti akan kembali kacau. Karena sepanjang perjalanan, tidak semua orang memiliki niat baik dalam menjalankan amanahnya, karena ada banyak sekali godaan," tambahnya.

3. Fokus pada persepsi politik yang tidak bersih

Zaki tidak membantah bahwa banyak orang menganggap politik sebagai sesuatu yang kotor. Namun, menurutnya, jalannya politik merupakan hal yang tak bisa dipisahkan dari proses pengambilan keputusan dan penentuan nasib masyarakat.

"Jika tidak diisi oleh orang-orang yang memiliki hati dan pikiran yang jernih serta bersih, politik akan mengganggu seluruh aspek kehidupan masyarakat yang berbangsa di Indonesia. Mulai dari keputusan-keputusan sosial, bukan hanya politik saja. Ekonomi pun demikian. Ya, ketika kita membicarakan soal sosial ekonomi, bahkan harga beras ditentukan oleh keputusan politik. Dan juga keputusan-keputusan terkait hukum, aspek lain yang setiap hari kita hadapi dalam berbagai masalah," tambahnya.

Bahlil Mengatakan Golkar Menyerahkan Adies Kadir sebagai Hakim MK Jatah NasDem dan Golkar di Kursi Pimpinan Komisi III DPR Kosong Golkar: Pengganti Adies Kadir di DPR Menunggu Keputusan Bahlil

TerPopuler