
Ringkasan Berita:
- Pertamina secara resmi mengurangi harga beberapa jenis BBM non-subsidi, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95.
- Di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, harga Pertamax berkurang dari Rp12.350 menjadi Rp11.800 per liter.
- Harga bahan bakar minyak subsidi seperti Pertalite (Rp10.000) dan Biosolar (Rp6.800) tetap tidak berubah
GORONTALO.COM – Berita baik datang kepada pengguna kendaraan pribadi di seluruh Indonesia pada awal bulan kedua tahun 2026.
Perusahaan Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga secara resmi mengumumkan penurunan harga beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku mulai hari ini, Minggu (1/2/2026).
Perubahan harga ini merupakan bagian dari peninjauan berkala yang dilakukan oleh perusahaan milik negara tersebut sesuai dengan perkembangan harga minyak mentah global serta kurs rupiah.
Fokus utama penurunan kali ini berfokus pada lini produk bahan bakar bensin berkualitas tinggi, yaitu Pertamax, Pertamax Turbo, serta varian yang ramah lingkungan bernama Pertamax Green 95.
Berdasarkan data resmi dari Pertamina, penurunan harga ini berlaku hampir di seluruh wilayah Indonesia, meskipun besaran nominalnya berbeda-beda tergantung pada kebijakan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) di setiap daerah.
Di kawasan Pulau Jawa, khususnya Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, harga Pertamax saat ini ditetapkan sebesar Rp11.800 per liter, mengalami penurunan yang cukup besar dibandingkan harga bulan lalu yang mencapai Rp12.350.
Bukan hanya variasi Pertamax biasa, produk unggulan seperti Pertamax Turbo juga mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.
Untuk pemilik kendaraan bermotor dengan mesin berkapasitas kompresi tinggi, harga Pertamax Turbo kini berkurang dari Rp13.400 menjadi Rp12.700 per liter, sehingga menghasilkan penghematan biaya operasional bagi kalangan mobil mewah dan sport.
Produk bahan bakar minyak berbasis nabati, Pertamax Green 95, juga ikut mengalami penurunan harga dalam tren ini.
Bahan bakar berupa campuran etanol kini dijual dengan harga Rp12.450 per liter, mengalami penurunan dari sebelumnya Rp13.150, sebagai upaya mendorong masyarakat beralih ke sumber energi yang lebih rendah emisinya.
Penurunan ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya pengiriman barang bagi kendaraan yang memakai bahan bakar solar berkualitas.
Di sisi lain, produk unggulan Pertamina Dex yang terkenal dengan kinerja optimal pada mesin diesel modern juga mengalami perubahan.
Meskipun harga bahan bakar minyak non-subsidi mengalami fluktuasi penurunan, masyarakat diimbau untuk tidak merasa khawatir terkait harga BBM subsidi.
hingga berita ini dirilis, pemerintah memastikan harga Pertalite (RON 90) dan Biosolar tetap stabil pada nominal Rp10.000 dan Rp6.800 per liter, tanpa adanya perubahan sejak penyesuaian terakhir beberapa tahun lalu.
Pengambilan keputusan untuk menurunkan harga mulai 1 Februari 2026 dilakukan setelah mempertimbangkan perubahan harga rata-rata minyak mentah global atau Means of Platts Singapore (MOPS) dalam sebulan terakhir.
Tren dunia yang cenderung menurun memberi kesempatan kepada Pertamina untuk menurunkan harga agar tetap menjaga kemampuan beli masyarakat.
Kepala Perusahaan Pertamina Patra Niaga mengatakan bahwa kejelasan harga menjadi komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Berikut adalah informasi lengkap mengenai daftar harga bahan bakar minyak Pertamina di seluruh provinsi Indonesia per 1 Februari 2026 yang dikutip dari Gorontalo.com melalui Jabar.id.
1. Provinsi Aceh
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Dexlite: Rp12.350
Pertamina Dex: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
2. Wilayah Bebas Pajak (FTZ) Sabang
Pertamax: Rp11.100
Dexlite: Rp12.350
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
3. Provinsi Sumatera Utara
Pertamax: Rp13.000
Pertamax Turbo: Rp12.100
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp 13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
4. Provinsi Sumatera Barat
Pertamax: Rp12.400
Pertamax Turbo: Rp13.250
Pertamina Dex: Rp14.100
Dexlite: Rp13.850
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
5. Provinsi Riau
Pertamax: Rp12.400
Pertamax Turbo: Rp13.250
Pertamina Dex: Rp14.100
Dexlite: Rp13.850
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
6. Provinsi Kepulauan Riau
Pertamax: Rp12.400
Pertamax Turbo: Rp13.250
Pertamina Dex: Rp14.100
Dexlite: Rp13.850
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
7. Wilayah Bebas Bea Cukai (WBB) Batam
Pertamax: Rp11.300
Pertamax Turbo: Rp12.050
Pertamina Dex: Rp12.800
Dexlite: Rp12.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
8. Provinsi Jambi
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp 13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
9. Provinsi Bengkulu
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
10. Provinsi Sumatera Selatan
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
11. Provinsi Bangka Belitung
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
12. Provinsi Lampung
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
13. Provinsi DKI Jakarta
Pertamax: Rp11.800
Pertamax Turbo: Rp12.700
Pertamax Green: Rp12.450
Pertamina Dex: Rp13.500
Dexlite: Rp13.250
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
14. Provinsi Banten
Pertamax: Rp11.800
Pertamax Turbo: Rp12.700
Pertamax Green: Rp12.450
Pertamina Dex: Rp13.500
Dexlite: Rp13.250
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
15. Provinsi Jawa Barat
Pertamax: Rp11.800
Pertamax Turbo: Rp12.700
Pertamax Green: Rp12.450
Pertamina Dex: Rp13.500
Dexlite: Rp13.250
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
16. Provinsi Jawa Tengah
Pertamax: Rp11.800
Pertamax Turbo: Rp12.700
Pertamax Green: Rp12.450
Pertamina Dex: Rp13.500
Dexlite: Rp13.250
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
17. Provinsi DI Yogyakarta
Pertamax: Rp11.800
Pertamax Turbo: Rp12.700
Pertamax Green: Rp12.450
Pertamina Dex: Rp13.500
Dexlite: Rp13.250
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
18. Provinsi Jawa Timur
Pertamax: Rp11.800
Pertamax Turbo: Rp12.700
Pertamax Green: Rp12.450
Pertamina Dex: Rp13.500
Dexlite: Rp13.250
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
19. Provinsi Bali
Pertamax: Rp11.800
Pertamax Turbo: Rp12.700
Pertamina Dex: Rp13.500
Dexlite: Rp13.250
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
20. Wilayah Nusa Tenggara Barat
Pertamax: Rp11.800
Pertamax Turbo: Rp12.700
Pertamina Dex: Rp13.500
Dexlite: Rp13.250
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
21. Wilayah Nusa Tenggara Timur
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
22. Provinsi Kalimantan Barat
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp14.100
Dexlite: Rp13.850
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
23. Provinsi Kalimantan Tengah
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
24. Provinsi Kalimantan Selatan
Pertamax: Rp12.400
Pertamax Turbo: Rp13.250
Pertamina Dex: Rp14.100
Dexlite: Rp13.850
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
25. Provinsi Kalimantan Timur
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
26. Provinsi Kalimantan Utara
Pertamax: Rp12.400
Pertamax Turbo: Rp13.250
Pertamina Dex: Rp14.100
Dexlite: Rp13.850
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
27. Provinsi Sulawesi Utara
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
28. Provinsi Gorontalo
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
29. Provinsi Sulawesi Tengah
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
30. Provinsi Sulawesi Tenggara
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
31. Provinsi Sulawesi Selatan
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
32. Provinsi Sulawesi Barat
Pertamax: Rp12.100
Pertamax Turbo: Rp13.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
33. Provinsi Maluku
Pertamax: Rp12.650
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
34. Provinsi Maluku Utara
Pertamax: Rp12.100
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
35. Provinsi Papua
Pertamax: Rp12.000
Pertamax Turbo: Rp13.000
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
36. Provinsi Papua Barat
Pertamax: Rp12.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
37. Provinsi Papua Selatan
Pertamax: Rp12.000
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
38. Provinsi Papua Pegunungan
Pertamax: Rp12.000
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
39. Provinsi Papua Tengah
Pertamax: Rp12.000
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
40. Wilayah Papua Barat
Pertamax: Rp12.000
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.550
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Artikel ini telah tayang di Jabar.id dengan judul Perubahan Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 1 Februari 2026 Menurun, Pertamax Berkisar Rp11.800