IHSG Melemah 0,67% ke 8.210, Saham AMMN, PANI, dan BREN Turun Bersamaan -->

IHSG Melemah 0,67% ke 8.210, Saham AMMN, PANI, dan BREN Turun Bersamaan

13 Feb 2026, Jumat, Februari 13, 2026

bengkalispos.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka lesu pada perdagangan hari ini, Jumat (13/2/2026). Banyak saham seperti AMMN, PANI, serta BREN turun pada sesi pagi hari.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.02 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka mengalami penurunan sebesar 0,67% menjadi 8.210,13. Dari ratusan saham penyusun, tercatat 172 saham menguat, 336 saham melemah, dan 450 saham berada dalam kondisi stagnan.

Di antara saham-saham berkapitalisasi besar, penurunan harga saham dipimpin oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang turun 3,22% menjadi Rp7.525, disusul oleh saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) yang merosot 2,08% ke Rp10.575, serta saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang melemah 1,83% menjadi Rp8.050.

Selain itu, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) turun sebesar 1,82% menjadi Rp2.160, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melemah 1,71% menjadi Rp1.150, dan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) mengalami penurunan 1,64% menjadi Rp1.795.

Penurunan harga saham juga terjadi pada PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) yang turun sebesar 1,40% menjadi Rp1.055, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) mengalami penurunan 1,21% ke Rp93.850, serta saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) melemah 1,12% menjadi Rp3.520.

Sebaliknya, kinerja saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII), PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) tidak mengalami perubahan signifikan. Hanya saham PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) yang naik sebesar 0,88% menjadi Rp14.300.

Dari daftar saham LQ45, terjadi kenaikan pada PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang naik 2,17% menjadi Rp2.350, saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) meningkat 2,09% ke Rp29.350, serta saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) mengalami kenaikan sebesar 1,54% menjadi Rp1.315.

Saham PT Indosat Tbk. (ISAT) naik sebesar 1,35% menjadi Rp2.250, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) meningkat 1,06% menjadi Rp1.905, serta saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) bertambah 0,87% menjadi Rp8.725.

Sebelumnya, beberapa analis memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini cenderung naik dan memberikan rekomendasi saham unggulan dalam perdagangan, Jumat (13/2/2026).

Analisis dari tim MNC Sekuritas memprediksi, skenario terbaik untuk posisi IHSG masih memiliki peluang untuk terus menguat, membentuk bagian dari gelombang (c) dari gelombang [x] dalam kisaran 8.377 hingga 8.440.

"Perhatikan kemungkinan lanjutan penurunan ke 8.155-8.202," demikian dilaporkan dalam laporan harian, Jumat (13/2/2026).

IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran support 7.863, 7.712 dan resistance 8.354, 8.517.

Di sisi lain, Tim Penelitian Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG hari ini akan bergerak pada titik resistensi 8.300 dan dukungan 8.180.

Kemarin Kamis (12/2), indeks komposit berakhir turun 0,31 menjadi 8.265 setelah mengalami kenaikan selama tiga hari berurutan. Penutupan melemah terutama didorong oleh aksi ambil untung menjelanglong weekend,sementara para investor cenderung mengambil strategi perdagangan jangka pendek di tengah situasi ketidakpastian yang masih berlangsung.

Secara teknis, IHSG masih berada di atas garis MA5 dan MA200 meskipun gagal bertahan di atas angka 8.300. Meskipun ada indikasi adanya distribusi disertai aksi ambil untung, histogram MACD negatif terus menyempit dan Stochastic RSI terus menguat di area pivot.

"Diharapkan IHSG akan cenderung bergerak datar dalam kisaran 8.180-8.300 pada perdagangan Jumat (13/2), menyusul libur Tahun Baru Imlek," tulis laporan tersebut.

______

DisclaimerBerita ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembelian atau penjualan saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. bengkalispos.com tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi yang diambil oleh pembaca.

TerPopuler