Ringkasan Berita:
- Video seorang guru yang menangkap siswa di kantin saat jam pelajaran menjadi perhatian karena menunjukkan kekuatan dengan sentuhan humor.
- Tindakan guru tersebut mendapatkan respon positif dari netizen yang merindukan pendekatan disiplin yang lebih manusiawi dalam dunia pendidikan.
- Kejadian ini mengingatkan bahwa hubungan antara guru dan siswa dapat dibentuk melalui ketegasan yang disajikan dengan sentuhan humor.
Bengkalispos.com- Dalam tengah maraknya pemberitaan negatif terkait perselisihan antara guru dan siswa, sebuah video yang menyebar luas justru memberikan suasana segar sekaligus tawa.
Akun Instagram @lambe_turah baru-baru ini membagikan tindakan luar biasa seorang guru perempuan di sebuah SMA di Palembang yang berhasil menangkap siswanya yang sedang santai di kantin.
Cara Mengajukan Izin ke Toilet, Malah Berbelok ke Kantin
Peristiwa lucu namun penuh kepastian ini terekam dalam sebuah video dengan deskripsi yang sangat cocok bagi banyak orang.
"Pov: menangkap siswa yang berbicara di toilet tahun lalu ke kantin," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Di dalam video tersebut, terlihat seorang guru wanita berpakaian seragam Korpri membawa "senjata" utamanya: sebatang sapu.
Ia mendekati lima siswa laki-laki yang berpakaian seragam pramuka sedang asik menikmati makanan dan bersantai di kantin saat jam pelajaran berlangsung.
Tiba-tiba, kehadiran guru itu seperti "intel" yang mengungkap penyamaran, membuat kelima siswa tersebut kaget.
Setelah sempat diingatkan singkat, mereka segera berlarian kembali ke dalam kelas.
Ulasan Netizen yang Positif: "Lebih Baik Seperti Ini Daripada Melapor ke Polisi"
Alih-alih menerima kritikan, tindakan guru ini justru mendapat banyak pujian dari netizen.
Banyak orang merindukan gaya pengajaran yang tegas tetapi masih menunjukkan kasih sayang seorang ibu terhadap anak-anaknya.
Peristiwa ini dianggap sebagai hiburan dalam tenggang waktu ketegangan yang terjadi di dunia pendidikan belakangan ini.
Beberapa komentar menarik dari netizen menghiasi kolom komentar:
Lebih baik begini... daripada melawan guru, tulis salah satu akun.
Didikan VOC kembali hadir, menyala! canda netizen lainnya.
Bahkan ada yang menyampaikan pesan pedas kepada para orang tua:
Ini orang tua melihat, anak kalian diajarkan dengan benar, jangan terus-menerus melaporkan polisi.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa hubungan antara pendidik dan murid dapat dibangun melalui disiplin yang penuh kepekaan manusiawi.
Ketegasan seorang guru tidak berarti memiliki rasa benci, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab dalam membentuk kepribadian siswa yang lebih baik.***