Janji Umrah Jalan Sehat HUT RI ke-80 Banyumas Cair Rp10 Juta, Pemenang: Yang Penting Plong -->

Janji Umrah Jalan Sehat HUT RI ke-80 Banyumas Cair Rp10 Juta, Pemenang: Yang Penting Plong

13 Feb 2026, Jumat, Februari 13, 2026
Janji Umrah Jalan Sehat HUT RI ke-80 Banyumas Cair Rp10 Juta, Pemenang: Yang Penting Plong
Ringkasan Berita:
  • Pengharapan panjang pemenang undian umrah dalam acara jalan sehat HUT ke-80 RI di Kabupaten Banyumas akhirnya selesai, tetapi bukan dengan keberangkatan ke Tanah Suci.
  • Noviyanti, warga RT 1 RW 1 Desa Keniten, Kecamatan Kedungbanteng, yang memenangkan hadiah umrah, kini mendapatkan penggantian berupa uang tunai senilai Rp10 juta.
  • Meskipun hadiah utama yang dijanjikan berupa perjalanan umrah tidak terwujud, Noviyanti menyatakan tidak keberatan dengan penggantian tersebut.

BANYUMAS.COM, PURWOKERTO– Teka-teki tentang pemberian hadiah umrah dalam kegiatan jalan sehat peringatan HUT ke-80 RI di Kabupaten Banyumas akhirnya terpecahkan.

Noviyanti, penduduk Desa Keniten, Kecamatan Kedungbanteng, yang berhasil memenangkan undian tersebut, tidak jadi melakukan perjalanan ke Tanah Suci dan menerima imbalan berupa uang tunai sebesar Rp10 juta.

Penyelesaian ini dilakukan dengan transfer langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadi, setelah isu penundaan hadiah ini muncul selama enam bulan sejak acara diadakan Agustus 2025 lalu di kompleks Menara Teratai.

"Alhamdulillah yang terpenting sudah selesai. Saya menunggu selama enam bulan, sekarang sudah tenang," kata Noviyanti saat dihubungi pada Kamis (12/2/2026).

Meskipun jumlah tersebut jauh lebih rendah dari biaya umrah biasanya, Noviyanti mengatakan tidak keberatan atas penggantian itu demi mendapatkan kepastian.

Sebelumnya, dia pernah dijanjikan akan diberangkatkan pada November atau paling lambat Januari 2026, tetapi janji tersebut terus tidak terpenuhi.

Polemik Hadiah Jalan Sehat

Perkara ini pernah mendapat perhatian masyarakat karena berkaitan dengan kredibilitas panitia penyelenggara acara besar di tingkat kabupaten.

Selain hadiah umrah, masyarakat juga memperhatikan nasib hadiah utama lainnya yaitu mobil Honda Brio yang sempat dilaporkan belum diberikan kepada pemenang.

Noviyanti mengungkapkan bahwa awalnya tidak tersedia pilihan penggantian uang.

"Pada awalnya tidak ada tawaran penggantian uang. Katanya, yang bisa mengganti adalah orang lain yang bersedia berangkat umrah. Tapi kemarin dihubungi oleh Pak Sekda, katanya sedang diproses, dan akhirnya diberi uang," tambahnya.

Kepala Sekretariat Banyumas, Agus Nur Hadi, dikabarkan turut campur langsung dalam menyelesaikan utang janji panitia tersebut kepada Noviyanti.

Dengan penerimaan uang kompensasi ini, perselisihan hadiah undian untuk kategori umrah dianggap selesai, meskipun masih tersisa kritik terhadap pengelolaan penyelenggaraan acara publik di Banyumas. (jti)

TerPopuler