Ringkasan Berita:
- Walaupun berhasil mengalahkan Persis Solo dengan skor 1-0 (31/1/2026), penampilan Persib dianggap menurun oleh Bobotoh, sehingga mendapat kritik.
- Bobotoh mengkritik lini depan yang tidak tajam dan kehilangan konsentrasi.
- Mereka merindukan kehadiran seorang penyerang yang haus gol dan berharap pelatih Bojan segera melakukan perbaikan demi menjaga konsistensi tim menjelang kompetisi AFC Champions League Two.
Liputan Jurnalis jabar.id, Adi Ramadhan Pratama
JABAR.ID, BANDUNG- Kemenangan Persib Bandung atas Persis Solo dengan skor sempit 1-0 di Stadion Manahan Solo pada Sabtu (31/1/2026), ternyata belum sepenuhnya memuaskan para bobotoh.
Meskipun gol tunggal Andrew Jung pada menit ke-39 membuat Persib memimpin klasemen, beberapa bobotoh justru menyatakan kekecewaan terhadap penampilan tim kesayangannya, khususnya di babak kedua.
Seorang penggemar setia yang kecewa adalah Rivaldi (27). Penggemar asal Kota Bandung ini berpendapat bahwa Persib seharusnya mampu meraih kemenangan dengan skor yang lebih tinggi dibandingkan yang diraih hari ini.
Menurut Rivaldi, permainan Persib pada babak pertama tergolong lumayan bagus. Namun, setelah jeda, kinerja Maung Bandung mengalami penurunan yang cukup besar di babak kedua.
"Seharusnya mampu menang dengan skor 3-0. Karena di babak pertama, sebenarnya cukup baik, tetapi setelah masuk babak kedua, ini kurang. Permainan sangat tidak memadai," katanya kepada Jabar, Sabtu (31/1/2026).
Rivaldi juga menyoroti bahwa Persib sangat minim di lini depan. Menurutnya, lini tim yang dilatih oleh pelatih Bojan Hodak belum cukup tajam. Meskipun lawan yang dihadapi adalah Persis Solo yang berada di bagian bawah klasemen.
"Di sisi serangan ini tidak terlalu baik. Terus gagal sampai ke tengah, ke depan. Alur bola kurang lancar. Seharusnya kemenangan bisa lebih dari ini. Jadi mungkin yang perlu diperbaiki adalah membuat pemain depan lebih tajam lagi," katanya.
Sejalan dengan Rivaldi, rasa kecewa yang sama juga diungkapkan oleh Ahmad (21). Bobotoh asal Kota Bandung ini juga menyatakan ketidakpuasannya terhadap penampilan Persib, khususnya saat pertandingan memasuki babak kedua.
"Pemain terlihat kehilangan semangat, kehilangan fokus. Mungkin, jika hal ini berkelanjutan, akan berdampak besar pada AFC Champions League Two (ACL 2)," katanya.
Selain itu, Ahmad juga menyoroti lini depan Maung Bandung yang masih belum cukup tajam. Menurutnya, Persib masih membutuhkan seorang penyerang yang benar-benar gesit dan ingin mencetak gol.
"Kami masih memerlukan seorang penyerang yang tajam dan haus gol, seperti David da Silva dulu. Melihat Ramon Tanque dalam pertandingan kemarin saja terlihat kewalahan. Ini menunjukkan bahwa dia kurang memberikan kontribusi," katanya.
"Andrew Jung masih dalam kondisi yang baik, tetapi masih perlu diperbaiki lagi oleh pelatih Bojan. William Marcilio lebih cocok bermain di posisi sayap, bukan sebagai penyerang murni atau pemain depan. Jadi, diperlukan seorang penyerang murni," katanya.