bengkalispos.comTidak semua perjuangan terlihat dari luar. Ada yang dimulai dari ruang kelas biasa, dari langkah kaki yang cepat antara kampus dan tempat kerja, dari tekad seorang anak yang ingin mengurangi beban orang tuanya.
Untuk Alfina Putri Rahmadya, perjalanan dimulai pada bulan Mei 2018 ketika ia menjadi Account Officer PNM Mekaar di Unit Selebar, Bengkulu, sebuah unit yang baru saja didirikan dari salah satu lembaga keuangan milik negara yang saat itu masih dalam tahap awal pengembangan di sana.
Pada saat yang bersamaan, ia adalah seorang mahasiswi yang bekerja sambil menempuh pendidikan. Alfina tetap memegang prinsip yang ia percaya: manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Prinsip ini menjadi panduan baginya untuk terus berjalan, meskipun jalan terasa sulit.
Sebagai Account Officer, tantangan awalnya tidak hanya tentang mencapai target, tetapi juga memperkenalkan konsep PNM Mekaar kepada masyarakat. Ia perlu meyakinkan calon nasabah bahwa PNM bukan sekadar lembaga pembiayaan, melainkan mitra usaha yang mendampingi perempuan dari kalangan kurang mampu.
"Pada masa itu, banyak orang belum memahami konsep pendampingan. Kami datang bukan hanya membawa dana, tetapi juga pengetahuan dan semangat untuk berkembang bersama," kata Alfina. Kepercayaan perlahan tumbuh. Kelompok-kelompok usaha mulai terbentuk, dan perempuan-perempuan di wilayah binaannya mulai merasakan manfaat dari pendampingan yang berkelanjutan.
Dengan usaha dan disiplin yang konsisten, Alfina juga merasakan bagaimana perusahaan memberikan kesempatan pengembangan bagi para karyawannya. Ia mengikuti berbagai pelatihan di Medan, Palembang, hingga Jakarta, pengalaman yang pertama kalinya membuatnya naik pesawat terbang dan memperluas wawasan tentang kepemimpinan.
"Setiap pelatihan memberikan perspektif baru. Saya belajar tidak hanya tentang pekerjaan, tetapi juga membangun mental, kepemimpinan, dan keberanian untuk memiliki mimpi yang lebih besar," katanya. Semangat dedikasinya membuatnya diangkat sebagai Kepala Area Mekaar di Mukomuko, memimpin delapan unit dalam melayani ribuan perempuan prasejahtera yang diberdayakan.
Terbaru, apresiasi terhadap komitmen tersebut diwujudkan melalui hadiah Umroh. Bagi Alfina, perjalanan ke Tanah Suci Mekkah bukan hanya sekadar hadiah, tetapi menjadi pengingat akan setiap proses yang telah dilalui.
Kepala Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary menyampaikan, "Bagi kami, setiap karyawan PNM yang bekerja dengan hati merupakan cerminan dari budaya perusahaan. Kami percaya pesan Nabi Muhammad SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Ketika nilai tersebut tumbuh dalam diri seorang karyawan, terlihat melalui kerja keras, disiplin, dan kejujuran dalam melayani, maka perusahaan harus hadir untuk memberikan apresiasi dan dukungan. Apa yang dicapai Alfina hari ini merupakan bentuk penghargaan atas manfaat yang telah ia berikan kepada banyak orang," kata Dodot.