
bengkalispos.com, JAKARTA - Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menegaskan bahwa lahan perhutanan sosial yang terkena dampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat segera akan diperbaiki dengan bantuan pemerintah serta kerja sama dari berbagai pihak.
Ia menyampaikan bahwa lahan perhutanan sosial serta masyarakat yang terkena dampak bencana segera mendapat perhatian, karena kawasan tersebut menjadi sumber penghidupan utama bagi penduduk setempat selama ini.
"Pastinya lahan-lahan perhutanan sosial serta masyarakat yang terkena dampak di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara tentu memerlukan pemulihan," ujar Wakil Menteri Kehutanan saat menutup Acara Lesson Learned Workshop dengan tema Bergerak dari Tapak: Menanam Perhutanan Sosial yang Inklusif untuk Hutan Berkelanjutan dan Masyarakat Makmur di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, Kementerian Lingkungan Hidup akan mendorong langkah pemulihan yang meliputi skema pendanaan alternatif yang dapat dijalankan bersama untuk mempercepat rehabilitasi lahan dan pemulihan ekonomi masyarakat yang terkena dampak."Insyaallah ke depan Kementerian Kehutanan juga akan memberikan dukungan, akan membantu, semoga nanti muncul upaya-upaya termasuk pendanaan alternatif yang dapat kita dorong bersama untuk pemulihan lahan-lahan perhutanan sosial," katanya.
Namun, Rohmat belum menjelaskan secara rinci luas area hutan sosial yang terkena dampak banjir di tiga provinsi tersebut.
Pada kesempatan tersebut, ia juga meminta seluruh pihak terus berdoa bagi warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar segera pulih sepenuhnya serta terhindar dari bencana banjir yang sama.