Lonjakan Harga Cabai Mengkhawatirkan Warga Cirebon Awal Februari 2026 -->

Lonjakan Harga Cabai Mengkhawatirkan Warga Cirebon Awal Februari 2026

2 Feb 2026, Senin, Februari 02, 2026

Bengkalispos.com, CIREBON - Hargasejumlah bahan pangan penting di KabupatenCirebon, Jawa Barat, mengalami perubahan pada awal Februari 2026. Kenaikan yang paling signifikan terjadi pada komoditas cabaidan daging sapi, sementara harga beras cenderung stabil dan tetap menjadi pengendali utama laju inflasi pangan daerah.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, pada Senin (2/2/2026), harga cabai rawit merah di pasar tradisional Kabupaten Cirebon mencapai kisaran Rp64.000 per kilogram, mengalami peningkatan yang cukup besar dibandingkan akhir Januari.

Di sisi lain, cabai rawit hijau berada pada kisaran harga Rp54.350 per kilogram dan cabai merah keriting sekitar Rp39.900 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar dijual dalam kisaran Rp37.800 per kilogram.

Lonjakan harga cabai menjadi penyebab utama tekanan kenaikan harga bahan pangan di wilayah Cirebon. Faktor cuaca yang memengaruhi hasil produksi, distribusi yang bergantung pada pasokan dari luar daerah, serta biaya logistik yang tinggi masih menjadi penyebab utama kenaikan harga komoditas hortikultura tersebut.

Di sisi lain, harga beras cenderung tetap. PIHPS melaporkan harga beras kualitas Bawah I sekitar Rp13.800 per kilogram, beras Medium I sekitar Rp15.100 per kilogram, beras Medium II berada di kisaran Rp14.450 per kilogram, serta beras Super I sekitar Rp16.650 per kilogram.

Tidak terjadinya peningkatan yang signifikan dalam komoditas beras menunjukkan bahwa pasokan masih stabil, baik dari hasil produksi dalam negeri maupun distribusi cadangan pemerintah.

Selain cabai, komoditas bawang merah dan bawang putih juga menunjukkan kenaikan yang cukup stabil. Harga bawang merah mencapai sekitar Rp41.000 per kilogram, sementara bawang putih berada di kisaran Rp39.850 per kilogram. Kenaikan ini dinilai masih lebih rendah dibanding cabai, tetapi tetap memberikan dampak terhadap pengeluaran keluarga.

Harga minyak goreng curah mencapai sekitar Rp19.750 per kilogram, sedangkan minyak goreng dalam kemasan bermerk berada di kisaran Rp21.700 per kilogram. Perubahan harga minyak goreng masih tergolong stabil, meskipun bisa memengaruhi biaya produksi usaha kecil dan industri kuliner.

Tekanan juga terlihat pada komoditas protein hewani. Harga ayam potong segar tercatat sekitar Rp37.150 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I berada di kisaran Rp145.550 per kilogram, dan daging sapi kualitas II sekitar Rp136.800 per kilogram. Kenaikan harga daging sapi menunjukkan ketergantungan pasokan antardaerah serta biaya produksi yang belum mengalami penurunan.

Berbeda dengan daging sapi, harga telur ayam petelur cenderung stabil dan bahkan mengalami sedikit penurunan, dengan rata-rata harga sekitar Rp28.250 per kilogram. Kestabilan harga telur dan beras menjadi faktor penting dalam mempertahankan kemampuan beli masyarakat di tengah kenaikan harga komoditas lain.

Secara umum, kondisi harga pangan di Kabupaten Cirebon pada awal Februari 2026 menunjukkan tekanan inflasi yang bersifat terbatas dan fokus pada beberapa komoditas tertentu, khususnya tanaman hortikultura serta protein hewani berharga tinggi. Di sisi lain, komoditas pokok utama masih berada dalam kisaran harga yang stabil.

TerPopuler