MUI umumkan lokasi gedung umat di Bundaran HI, bekas Kedubes Inggris -->

MUI umumkan lokasi gedung umat di Bundaran HI, bekas Kedubes Inggris

7 Feb 2026, Sabtu, Februari 07, 2026

Bengkalispos.com,JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI)MUI) mengungkapkan bangunan atau lahan yang akan diberikan oleh PresidenPrabowo Subiantountuk pusat organisasi-organisasi umat Islam berada di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana Nusron Wahid menyebutkan, bangunan yang disediakan oleh Prabowo merupakan bekas Kedutaan Besar Inggris.

Bangunan yang akan digunakan sebagai tempat ibadah umat adalah bangunan yang dahulunya merupakan Kedutaan Besar Inggris. Berada di sebelah Jalan Thamrin, dekat Hotel Grand Hyatt," kata Nusron dalam kesempatan acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa dan Pengukuhan Pengurus MUI Masa Bakti 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Nusron mengatakan, bangunan akan dibangun dengan ketinggian 40 lantai. Namun, ia belum dapat menjelaskan secara rinci mengenai anggaran dan tujuan pembangunan gedung tersebut.

Seorang pria yang juga menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) menyatakan bahwa gedung tersebut nantinya akan digunakan sebagai kantor bersama oleh berbagai lembaga keumatan. Tindakan ini dilakukan agar operasional menjadi lebih efisien dan terkoordinasi.

"Kemudian akan dibangun kantor bersama antara Baznas, Badan Wakaf Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, BPKH, serta lembaga-lembaga keumatan lainnya. Agar mereka tidak lagi terbebani biaya operasional bulanan dan bisa lebih fokus dalam memberdayakan umat," ujar Nusron.

Ia menyampaikan bahwa MUI merespons positif rencana penyediaan gedung oleh Prabowo. Menurutnya, langkah Prabowo merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat peran dan lembaga umat Islam.

"Bangunan itu merupakan wujud komitmen beliau terhadap martabat dan perjuangan umat Islam sebagai kekuatan mayoritas yang ada di Indonesia," ujar Nusron.

Prabowo sebelumnya mengumumkan rencana pengadaan lahan strategis di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, untuk pembangunan gedung MUI serta organisasi-organisasi keagamaan Islam.

Hal ini diungkapkan saat menghadiri acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa dan Pelantikan Pengurus MUI Masa Jabatan 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Presiden RI yang ke-8 menyampaikan bahwa seluruh umat dan rakyat Indonesia memiliki harapan besar kepada MUI agar tetap bersikap tegas dan konsisten dalam menjalankan perannya untuk umat dan bangsa. Menanggapi harapan tersebut, Presiden mengatakan pemerintah telah menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di depan Bundaran HI.

"Saya selaku Presiden Republik Indonesia telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sekitar 4.000 meter untuk bangunan yang akan digunakan oleh MUI dan organisasi-organisasi umat Islam seperti Badan Zakat Nasional serta lembaga-lembaga lainnya, termasuk organisasi-organisasi Islam yang memerlukan ruangan," kata Prabowo.

Ia menyampaikan, rencana pembangunan gedung tersebut direncanakan memiliki banyak lantai, diperkirakan mencapai 40 lantai. Ide ini, menurut Presiden, berasal dari permintaan Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Nasaruddin Umar, yang juga menjabat sebagai Menteri Agama.

Prabowo menekankan, kawasan Bundaran HI ke depan tidak hanya akan dihiasi oleh hotel dan pusat perbelanjaan, tetapi juga bangunan yang ditujukan bagi lembaga-lembaga umat Islam.

"Beliau menyampaikan kepada saya bahwa kantor MUI saat ini masih tidak jelas lokasinya. Saya sendiri jujur, tidak tahu secara pasti di mana letak kantor MUI. Di masa depan, kantor lembaga-lembaga Islam akan berada di pusat Ibu Kota Jakarta," tegas Prabowo.

TerPopuler