Muslim Kirim Mahasiswa ke Desa Terdampak Banjir -->

Muslim Kirim Mahasiswa ke Desa Terdampak Banjir

1 Feb 2026, Minggu, Februari 01, 2026
Muslim Kirim Mahasiswa ke Desa Terdampak Banjir
Ringkasan Berita:
  • Pemuda Muslim Peusangan, Bireuen, secara resmi mengirimkan 250 mahasiswa untuk melakukan kegiatan pengabdian di desa yang terkena dampak banjir bandang di tiga kecamatan.
  • Mahasiswa tidak hanya melakukan pekerjaan teknis, tetapi juga menciptakan kesadaran bersama masyarakat mengenai kesiapan menghadapi bencana. MARWAN, Rektor Umuslim
  • Salah satu program andalan kegiatan pengabdian mahasiswa Umuslim dilaksanakan di gampong, yaitu penerapan teknologi penyaringan air bersih di beberapa desa.

Mahasiswa tidak hanya melakukan pekerjaan yang bersifat teknis, tetapi juga berupaya menciptakan kesadaran bersama di kalangan masyarakat mengenai kesiapan menghadapi bencana.MARWAN, Rektor Umuslim

Bengkalispos.com, BIREUEN– Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, secara resmi mengirimkan 250 mahasiswa untuk melakukan kegiatan pengabdian di gampong yang terkena banjir bandang di tiga kecamatan.

Ratusan mahasiswa yang akan mengikuti program mahasiswa berdampak, pemberdayaan masyarakat dalam proses pemulihan akibat bencana di Sumatera Tahun 2026, telah dilepas sejak Rabu (28/1).

Rektor Universitas Muslim, Dr Marwan MPd kepada Serambi, Sabtu Jumat (30/1/2025), menyampaikan bahwa mahasiswa ditempatkan di Gampong Pante Baro Gle Siblah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng. Selanjutnya, Desa Tanjong Nie dan Pante Lhong, Kecamatan Peusangan. Terakhir, Gampong Cot Ara, Kecamatan Kutablang Blang.

Mereka akan memulai tugasnya pada 28 Januari hingga 28 Februari 2026 yang akan datang. Di tempat tersebut, mahasiswa akan bertindak sebagai pendamping masyarakat, fasilitator kegiatan, serta penggerak inovasi yang berbasis kebutuhan setempat.

Menurut Rektor, mahasiswa diharapkan mampu memimpin proses pemulihan di setiap kampung. Mahasiswa akan secara langsung terlibat dalam pengembangan sistem aquaponik, hidroponik pakan ternak, pompa air berbasis tenaga surya, penyaringan air, serta kegiatan lainnya.

"Mereka mendukung kelompok tani mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Selain itu, memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan," kata Rektor.

Pada kegiatan lapangan yang akan berlangsung, kata Marwan, terdapat beberapa tim yang didampingi oleh para pendamping dengan fokus aktivitas yang berbeda-beda. Di antaranya, ada yang menangani sektor pertanian, kesehatan, pengelolaan air bersih, produksi pangan, pendataan risiko banjir bandang, serta edukasi mitigasi bencana berbasis masyarakat.

"Mahasiswa tidak hanya melakukan tugas teknis, tetapi juga menciptakan kesadaran bersama masyarakat mengenai kesiapan menghadapi bencana," kata Marwan.

Melalui program mahasiswa berdampak, Rektor menyampaikan bahwa mahasiswa Umuslim tidak hanya menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga mengembangkan empati, kepemimpinan sosial, serta keterampilan bekerja dalam berbagai sektor.

"Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat menunjukkan bahwa perguruan tinggi mampu menghasilkan generasi muda yang peduli, tangguh, dan siap berkontribusi dalam pemulihan bangsa," tutupnya.yus)

Filtrasi Air Bersih 

Salah satu program andalan kegiatan pengabdian mahasiswa Umuslim yang diterjunkan ke gampong adalah penerapan teknologi penyaringan air bersih di beberapa desa yang terkena dampak banjir bandang.

Menurut Ketua Dosen Pembimbing Program Mahasiswa Berdampak, Dr Imam Muslem R MKom, kegiatan ini dibuat sebagai wujud kontribusi nyata dari mahasiswa dalam mengatasi permasalahan masyarakat, khususnya di daerah yang terkena bencana dan masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.

“Program ini diharapkan tidak hanya menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai bidang keahlian masing-masing. Namun juga mampu memupuk rasa sosial, empati, serta kemampuan bekerja dalam berbagai disiplin ilmu agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Imam Muslem R.

Menurut Imam Muslem R, salah satu program andalan dalam program mahasiswa berdampak di Pante Lhong adalah penerapan teknologi penyaringan air dengan 10 tahap yang dirancang untuk menghasilkan air minum yang aman, bersih, dan bisa digunakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Mahasiswa akan bekerja sama dengan program perumahan darurat yang dibangun oleh LazisMu Bireuen bekerja sama dengan MDMC. "Harapan kami kehadiran program pengabdian mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya warga yang masih tinggal di hunian darurat," ujarnya.yus)

TerPopuler