Naskah Ceramah Tarawih 3 Ramadan 1447 H/2026: Bulan Pengendalian Diri -->

Naskah Ceramah Tarawih 3 Ramadan 1447 H/2026: Bulan Pengendalian Diri

21 Feb 2026, Sabtu, Februari 21, 2026
Naskah Ceramah Tarawih 3 Ramadan 1447 H/2026: Bulan Pengendalian Diri
Ringkasan Berita:
  • Salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan keimanan selama bulan ini adalah mendengarkan ceramah dari pemateri.
  • Contoh teks ceramah tarawih untuk 3 Ramadan 1447 H/2026
 

PRIANGAN.COM – saudara, bagaimana perkembangan puasa yang kamu lakukan selama ini?

Tentu saja, selama sebulan penuh umat Islam di seluruh dunia secara bersamaan menjalankan ibadah puasa dengan niat mematuhi perintah Allah.

Di dalam agama Islam, selain dianggap sebagai bentuk ibadah dan bukti ketaatan seorang hamba kepada Tuhan-Nya, puasa memiliki berbagai keistimewaan.

Selain berpuasa, umat Islam diwajibkan untuk senantiasa memperbarui imannya selama bulan ini agar menjadi nilai tambah pahala.

Salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan iman selama bulan ini adalah mendengarkan ceramah dari dai.

Biasanya, sebelum melakukan ibadah salat tarawih, imam tarawih memberikan ceramah singkat kepada jamaah.

Jelas, ceramah singkat ini berisi ilmu-ilmu agama yang berguna untuk bulan suci Ramadan mendatang.

Maka, berikut ini contoh ceramah tarawih singkat untuk 3 Ramadan 1447 H/2026.

Judul: Bulan Ramadan, Waktu Kesabaran dan Pengaturan Diri

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, Tuhan semesta alam, segala puji bagi Allah SWT yang telah menghadirkan kita dalam bulan suci Ramadan. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada teladan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Jamaah shalat tarawih yang diberkahi oleh Allah,

Memasuki hari ketiga bulan Ramadan, semoga semangat beribadah kita tetap terjaga dan bahkan semakin bertambah. Ramadan merupakan tempat belajar kesabaran. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

"Hai orang-orang yang beriman, kewajiban berpuasa diwajibkan kepada kalian seperti yang diwajibkan kepada umat sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menggambarkan bahwa tujuan utama berpuasa adalah membentuk kepribadian yang taat. Salah satu faktor penting menuju ketakwaan adalah kesabaran.

Puasa mengajarkan kita untuk bersabar dalam menahan lapar dan haus, sabar dalam menjaga mulut dari ucapan yang tidak bermanfaat, serta sabar dalam mengendalikan emosi. Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Puasa merupakan benteng. Oleh karena itu, jika salah satu dari kalian sedang berpuasa, janganlah mengucapkan kata-kata kasar dan jangan pula bertindak bodoh. Jika ada yang menghina atau memancingnya untuk berkelahi, hendaklah ia berkata: Sesungguhnya aku sedang berpuasa." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menyampaikan bahwa inti dari puasa tidak hanya terbatas pada menahan makan dan minum, tetapi juga menjaga perilaku serta akhlak.

Jamaah sekalian,

Hari ketiga bulan Ramadan menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi diri:

  1. Sudahkah lisan kita terjaga?
  2. Apakah shalat kita telah lebih fokus?
  3. Apakah kita telah meningkatkan pembacaan Al-Qur'an?

Jangan biarkan bulan Ramadan berlalu tanpa membawa perubahan di dalam diri kita. Manfaatkan bulan ini sebagai kesempatan untuk melatih pengendalian diri sehingga setelah Ramadan, kita dapat menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih lembut, dan lebih taat kepada agama.

Semoga Allah menerima puasa dan ibadah kami, menghapus dosa-dosa kami, serta menjadikan kami termasuk orang-orang yang bertaqwa.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Lihat berita terbaru Priangan.com lainnya di: Google News

TerPopuler