OJK, BEI, dan KSEI Usung Tiga Solusi untuk MSCI -->

OJK, BEI, dan KSEI Usung Tiga Solusi untuk MSCI

3 Feb 2026, Selasa, Februari 03, 2026
OJK, BEI, dan KSEI Usung Tiga Solusi untuk MSCI
Ringkasan Berita:
  • OJK bekerja sama dengan BEI dan KSEI mengadakan pertemuan dengan MSCI serta menyampaikan tiga solusi terkait isu transparansi dan likuiditas pasar modal.
  • Solusi mencakup perluasan pengungkapan kepemilikan saham yang melebihi 1 persen beserta rincian klasifikasi para investor.
  • OJK juga menyarankan peningkatan ambang batas free float minimum menjadi 15 persen secara bertahap guna meningkatkan kredibilitas pasar.
 

NEWS.COM, JAKARTA -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah mengadakan pertemuan bersama Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Pada pertemuan yang diadakan pada Senin (2/2/2026), OJK bekerja sama dengan BEI dan KSEI telah mengajukan usulan solusi untuk merespons seluruh kekhawatiran MSCI.

Dua fokus utama MSCI terkait dengan aspek transparansi, yaitu penerangan mengenai kepemilikan manfaat akhir, serta aspek likuiditas melalui dorongan peningkatan free float sebagai kebijakan baru di pasar modal Indonesia.

Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa mereka telah memiliki strategi untuk menangani seluruh masalah yang menjadi kekhawatiran MSCI.

Pertama, kewajiban pengungkapan kepemilikan saham yang kurang dari 5 persen.

OJK, BEI, dan KSEI berkomitmen untuk memperluas penerapan peraturan tersebut sehingga mencakup proporsi kepemilikan di atas 1 persen.

Kedua, mereka akan menyajikan secara rinci klasifikasi investor dalam data yang selama ini dikelola oleh KSEI.

Saat ini, menurut Hasan, hanya terdapat 9 jenis investor utama, namun pada masa mendatang akan dijelaskan lebih rinci menjadi 27 sub-jenis investor yang akan lebih meningkatkan kejelasan serta kredibilitas dalam pengungkapan kepemilikan manfaat dari pemegang saham tersebut.

Ketiga, mereka telah mengajukan usulan mengenai rencana peningkatan free float dari kondisi saat ini yang minimal 7,5 persen menjadi 15 persen.

"Pasti pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dan dilakukan bersama seluruh pihak terkait," ujar Hasan di gedung BEI, Jakarta, pada hari ini.

Hasan menganggap pertemuan dengan MSCI berjalan sangat baik. Kedua belah pihak sepakat untuk bertemu kembali guna membahas isu yang lebih teknis.

Menurut Hasan, MSCI bersedia mengungkapkan metode dan prosedur perhitungan yang mereka gunakan.

OJK bekerja sama dengan BEI dan KSEI sepakat untuk memberikan informasi terkini secara berkala kepada masyarakat mengenai perkembangan ini, sesuai dengan upaya menciptakan transparansi yang diharapkan oleh MSCI.

TerPopuler