/photo/2025/03/28/whatsapp-image-2025-03-28-at-14-20250328071311.jpg)
Ringkasan Berita:Ketua Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Gondomanan mengumumkan peluncuran program Muhammadiyah Senior Care di TK ABA Kauman, Yogyakarta. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia melalui berbagai aspek seperti kesehatan, ekonomi, hingga spiritual.
JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Kondisi ruang kelas Taman Kanak-Kanak ABA Kauman, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, pada hari Sabtu (31/1/26) pagi, terlihat berbeda dari keadaan sehari-hari.
Jika biasanya penuh dengan tawa anak-anak seperti di taman bermain, kali ini barisan kursi diisi oleh warga "lansia" yang berpakaian rapi.
Baju batik para bapak-bapak bersatu dengan kerudung berwarna-warni dari ibu-ibu Aisyiyah, menciptakan suasana hangat saat peluncuran Muhammadiyah Senior Care.
Program ini merupakan tindakan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gondomanan dalam menyambut para lansia di daerahnya.
Kota Yogyakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta secara umum terkenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki tingkat harapan hidup tertinggi di Indonesia.
Meskipun demikian, jumlah lansia yang besar, khususnya di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi di Kota Yogyakarta, secara otomatis menimbulkan tantangan tertentu.
"Kami berupaya meluncurkan program kegiatan untuk lansia atau yang dikenal sebagai 'senior'. Kami memberikan layanan guna meningkatkan kesejahteraan mereka, baik dari segi kesehatan, ekonomi, hingga spiritual," kata Ketua PCM Gondomanan, Wikan Eko Pramuji, saat diwawancarai dalam acara tersebut.
Ia menjelaskan, meskipun pemerintah telah memiliki program seperti Posyandu Lansia, Muhammadiyah ingin lebih aktif berperan.
Terutama pada aspek yang sering kali terabaikan, yaitu ketenangan jiwa atau spiritual, sebagai persiapan dalam menjalani kehidupan sehari-harinya.
"Posyandu pemerintah memang telah menangani dari balita hingga lansia. Namun kami ingin lebih aktif lagi, khususnya dalam hal yang berkaitan dengan spiritualitas. Bagaimana para lansia ini dapat mengisi masa tua dengan lebih sehat, makmur, dan meningkatkan ibadahnya," tambahnya.
Pengaruh nutrisi juga mendapat perhatian, dengan pemberian telur kepada peserta sebagai langkah nyata untuk meningkatkan asupan protein bagi lansia.
Wilayah Gondomanan memiliki ciri khas berupa pemukiman yang padat terletak di sepanjang tepi sungai, sehingga lansia membutuhkan perhatian khusus.
Wikan juga menjelaskan, data secara umum menunjukkan bahwa jumlah lansia di wilayah tersebut cukup besar, dan harus ditangani dengan serius.
Melihat antusiasme yang ada, PCM Gondomanan tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi upacara sementara, di mana penyelenggaraan rutin Muhammadiyah Senior Care telah disiapkan.
"Insyaallah, jika memungkinkan akan kita lakukan secara rutin. Kami bekerja sama dengan Aisyiyah dan lembaga amal Muhammadiyah di sekitar ini agar pelayanan ini tetap berkelanjutan," ujarnya.
Saat matahari mulai tinggi di langit Kauman, kampung tempat kelahiran Muhammadiyah, para lansia tidak hanya pulang membawa bingkisan berupa telur di tangan mereka.
Namun, Muhammadiyah Senior Care juga memberikan semangat baru kepada mereka, agar dapat menjalani masa tua yang lebih terhormat dan penuh keimanan. (aka)