:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260201-Patung-Ir-Soekarno.jpg)
KALTIM.CO, TENGGARONG— Rangkaian perayaan Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang ke-79 memasuki hari akhir penutupan pada Minggu (1/2/2026).
Berbagai aktivitas yang bervariasi mulai dari olahraga hingga hiburan tradisional telah disiapkan oleh panitia guna memuaskan masyarakat.
Keramaian hari terakhir ini dimulai dengan kegiatan Fun Running Merah Putih yang dimulai pukul 06.00 WITA.
Berada di Lapangan Merah Putih Sangasanga, kegiatan ini menjadi momen perkenalan sekaligus promosi gaya hidup sehat bagi penduduk setempat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutai Kartanegara rencananya akan hadir secara langsung dalam melepas peserta lari, bersama pihak kecamatan dan panitia penyelenggara.
Puncak acara akan diadakan pada malam hari dimulai pukul 20.00 WITA.
Tujuan utama malam berikutnya adalah penutupan Gelar UMKM Merah Putih, sebuah wadah ekonomi kreatif yang selama rangkaian acara menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Sangasanga.
Acara penutupan tersebut direncanakan akan dihadiri oleh Anggota DPRD Kutai Kartanegara, Rahmad Darmawan, beserta para pimpinan kecamatan dan tokoh masyarakat.
Sebagai daya tarik utama dalam hiburan rakyat, panitia mengundang seorang musisi baru dari Maluku Utara, yaitu Faris Adam.
Penyanyi yang menjadi viral di media sosial melalui lagu berjudul "Stecu" ini siap memperhibur warga Sangasanga dengan rangkaian lagu-lagunya yang populer.
Peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan untuk mengenang perlawanan pemberani masyarakat Sangasanga melawan penjajah.
Tren ini bukan hanya sebuah acara formal, tetapi merupakan langkah untuk memperkuat semangat nasionalisme dan rasa bangga warga terhadap sejarah daerah mereka. (*)