Pesan 'Selalu Cinta' Denada Dianggap Hanya Formalitas, Ressa Rizky Rossano: 24 Tahun Ditinggalkan -->

Pesan 'Selalu Cinta' Denada Dianggap Hanya Formalitas, Ressa Rizky Rossano: 24 Tahun Ditinggalkan

1 Feb 2026, Minggu, Februari 01, 2026

Bengkalispos.com–Hubungan antara penyanyi Denada dan pemuda yang mengklaim sebagai putranya, Ressa Rizky Rossano, semakin memburuk. Meskipun pihak Denada mulai bersuara melalui pesan singkat dengan nada penuh kasih sayang, pihak Ressa justru menganggap hal itu hanya upaya pembelaan diri setelah adanya tuntutan hukum.

Ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2026), Ressa mengungkapkan bahwa Denada pernah mengirimkan pesan singkat kepadanya. Namun, pesan itu justru bertolak belakang dengan pengalaman pahit yang ia alami selama dua puluh tahun terakhir.

"Ya (ada chat), dia berkata 'apa pun yang terjadi, Selalu Cinta Kamu'," ujar Ressa Rosano sebagaimana dilaporkan Bengkalispos.com dari ReyBen Entertainment, Minggu (1/2/2026).

Komunikasi yang Dinilai Terlambat

Merespons pesan romantis tersebut, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, memberikan pernyataan dengan nada tegas. Menurutnya, pesan cinta itu tidak mampu menghilangkan fakta bahwa selama 23 tahun tidak terjadi komunikasi intens seperti yang biasanya terjadi antara ibu dan anak.

"Pihak Tergugat mengklaim telah terjadi komunikasi yang baik selama bertahun-tahun. Itu tidak benar! Dia hanya mulai berkomunikasi setelah adanya gugatan ini. Jika memang pernah ada komunikasi sebelumnya, tunjukkan buktinya!" ujar Ronald Armada.

Ronald menganggap narasi "kasih sayang" yang dibuat oleh pihak Denada saat ini hanya merupakan cara untuk bertahan (defense mechanism) agar tampak tidak bersalah di mata masyarakat.

Fakta Dokumen Kelahiran dan Panggilan 'Mbak'

Tim hukum Ressa juga mengungkap fakta-fakta mengejutkan yang memperkuat dugaan penelantaran. Andika Meigista, rekan satu tim Ronald, menyoroti cara Ressa memanggil Denada selama ini.

"Jika memang ada kasih sayang sejak awal, mengapa Ressa memanggil ibunya sendiri dengan sebutan 'Mbak'? Hal itu saja sudah menunjukkan adanya jarak yang sangat jauh," ujar Andika.

Selanjutnya, Ronald Armada menyampaikan bahwa dalam dokumen negara, identitas Ressa tidak menyebutkan nama Denada sebagai ibu.

 

"Mengapa akta kelahiran Ressa tercatat atas nama kakeknya, Didurosa Noerhansah? Itu fakta yang ada. Ia seolah 'dibuang' secara administratif demi kepentingan sekolah karena ibunya enggan muncul," tegas Ronald.

Klaim Nafkah Dibantah

Pihak Ressa juga menolak keras pernyataan kuasa hukum Denada yang mengklaim bahwa kliennya masih memberikan dukungan finansial kepada Ressa hingga Januari 2024. Ronald Armada menyatakan bahwa keadaan ekonomi Ressa justru sangat memprihatinkan akibat pengabaian tersebut.

"Jika dia mengatakan menanggung biaya, kenyataannya Ressa putus sekolah! Mobil yang diberikan untuk bekerja sebagai pengemudi Grab tidak dibayar secara cicilan hingga akhirnya diambil paksa oleh leasing. Inilah yang menyebabkan Ressa jatuh ke dalam kesulitan," katanya.

Menutup wawancara, pihak Ressa Rizky Rossano menyatakan akan terus melanjutkan tuntutan hukumnya dan mengajak Denada untuk berjumpa langsung "muka bermuka" guna menyelesaikan masalah ini dengan jelas, bukan melalui komunikasi tersembunyi melalui pesan singkat.

"Saya akan menang dalam perkara ini. Saya terus memperjuangkan hal ini karena dia telah melakukan penindasan terhadap kehormatan keluarga yang telah membesarkan Ressa!" tutup Ronald Armada. (*)

TerPopuler