
Bengkalispos.com- Komandan Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyambut kedatangan 120 anggota yang baru saja menyelesaikan tugas menjaga perdamaian global pada hari Minggu (1/2).
Meski situasi di wilayah tugas sempat memburuk, ratusan anggota militer yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Kontingen Garuda XXVIII-P/UNIFIL mampu menjalankan tugas dengan baik.
Ali menyampaikan bahwa para tentara bertugas di kawasan perairan Lebanon dan sekitarnya selama sekitar 14 bulan.
Menggunakan kapal perang Angkatan Laut, KRI Sultan Iskandar Muda-367, mereka mengawasi wilayah tugas tersebut terhadap kegiatan ilegal. Termasuk upaya penyelundupan barang-barang haram seperti senjata api.
"Mempertahankan perdamaian, serta mencegah masuknya senjata dari negara-negara lain atau bahan-bahan yang dilarang ke Lebanon maupun wilayah sekitarnya. Hal ini dapat dilakukan dengan baik bersama beberapa Angkatan Laut negara lain yang terlibat dalam MTF ini," kata Ali.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan akibat situasi yang memanas di Perairan Mediterania karena konflik antar negara, orang nomor satu di TNI AL mengatakan bahwa Satgas MTF TNI Kontingen Garuda XXVIII-P/UNIFIL menjalankan tugas hampir tanpa hambatan.
Anggota TNI Angkatan Laut mampu berkolaborasi dengan personel dari negara-negara lain.
"Sebagian besar tidak ada hambatan. intinya situasi sempat memburuk di sana, tapi alhamdulillah para awak KRI Sultan Iskandar Muda-367 mampu mengendalikan, serta melaporkan segala yang terjadi di wilayah tersebut," tambahnya.
Berdasarkan laporan yang diterima oleh Ali dari Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah yang menjabat sebagai komandan Satgas MTF TNI Kontingen Garuda XXVIII-P/UNIFIL, prajurit TNI AL hanya melakukan pemantauan terhadap kejadian anomali di udara.
Di laut dan perairan, hampir tidak ada gangguan. Semua berjalan lancar sehingga prajurit dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) kembali ke tanah air dalam kondisi utuh.
"Melaksanakan tugas dengan aman dan lancar. Alhamdulillah sampai kembali ke pangkalan dalam kondisi aman. Seluruh material dan personel dalam keadaan baik. Seluruh prajurit sehat dan telah menjalankan tugas dengan baik," kata Ali.
Setelah berlabuh di Pelabuhan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), KRI Sultan Iskandar Muda-367 akan melanjutkan perjalanannya menuju Surabaya, Jawa Timur (Jatim).
Karena, kapal tersebut memang bermarkas di Komando Armada (Koarmada) II. Di Surabaya, para anggota militer tersebut akan disambut oleh keluarga yang telah ditinggalkan sekitar satu tahun lamanya.
"Mereka akan kembali ke Surabaya karena tempat tinggalnya ada di sana. Semoga bisa bertemu seluruh keluarga di Surabaya," kata Ali.