
Bengkalispos.comPenghentian artis Chiki Fawzi sebagai petugas haji di tengah jalan masih menjadi perhatian banyak pihak dan memicu berbagai tanggapan dari pengguna media sosial.
Seorang pengguna Threads yang juga merupakan anggota Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengungkap kelemahan Chiki Fawzi melalui unggahannya.
Berdasarkan keterangan akun tarabjm_, dirinya dan Chiki Fawzi bekerja di bidang yang sama, yaitu Daker Madinah sektor 5. Menurut pemilik akun tersebut, Chiki Fawzi baru ikut dalam pelatihan sekitar 6 hari sebelum penutupan.
"Chiki masuk sekitar 6 hari sebelum penutupan, sedangkan keseluruhan pelatihan berlangsung selama 20 hari. Termasuk latihan fisik, mental, dan wawasan," kata akun tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama sejak awal telah memberi peringatan kepada para petugas haji agar tidak berniat melakukan ibadah haji. Sebab, tugas utama dari para petugas haji adalah memberikan pelayanan kepada jamaah haji.
"Dan kita semua telah berkomitmen terhadap hal ini. Jika ada petugas yang ingin berhaji, panitia selalu menekankan, lebih baik mengundurkan diri sejak awal," tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Kemenhaj sangat serius dalam memberikan pelayanan haji pada tahun 2026. Seluruh petugas haji diawasi secara ketat.
"Meskipun ada beberapa orang yang berasal dari jalur PL dalam pelatihan, tetapi hal itu tidak berarti mereka tidak mengikuti berbagai tes dan ujian kualifikasi," katanya.
Ia juga menyampaikan, selama pelatihan teknis, banyak peserta yang dipecat di tengah jalan karena tidak memenuhi syarat. Beberapa diantaranya dikeluarkan karena ketahuan membuat laporan kesehatan palsu, masalah kesehatan fisik, dan sebagainya.
"Tes kesehatan dalam pelatihan ini dilakukan secara berkala, kami terus-menerus diuji kesehatannya selama masa karantina. Pada tes lanjutan, ditemukan ada yang menderita penyakit serius, ada yang diketahui sedang hamil, dan ada yang ternyata memiliki masalah jantung, mereka dikeluarkan dari pelatihan. Prosesnya sangat ketat di sini," katanya.
Selain itu, selama menjalani pelatihan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, petugas haji juga mendapatkan latihan fisik yang bersifat semi militer. Mereka wajib bangun pukul 04.00 WIB, berlari sejauh 7 kilometer, dan kegiatan lainnya.
"Jika ada yang tidak mampu secara fisik, akan dikembalikan. Nah, jika ada yang kosong selama pelatihan, panitia akan mengundang peserta lain yang pernah mengikuti tes. Jadi, mengikuti bimtek ini belum final, Kak. Nanti kita juga akan mengadakan ujian akhir sebelum menentukan kelulusan," katanya.
Chiki Fawzi memberikan respons terhadap unggahan akun tersebut. Ia mengakui telah menjadi korban fitnah karena apa yang disampaikan tidak sesuai dengan kebenaran yang sebenarnya.
"Betul-betul jahat fitnahnya. Jelas-jelas aku Daker Mekkah, bukan Dakker Madinah. Dari situ saja sudah terlihat kebohongannya. Untuk mbak @tarabjm_ dan akun ini, semoga fitnahmu menghilangkan semua kebaikanmu ya mbak. Insya Allah doa orang yang dizalimi akan dikabulkan. Amin," jawab Chika Fawzi.