:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2285076/original/088587900_1531987687-page.jpg)
Ringkasan Berita:
- Setelah muncul di publik, Ressa Rizky Rossano kini dihujani tawaran endorse.
- Denada mengakui merasa bahagia melihat anaknya semakin dewasa dan mampu mencari penghasilan sendiri.
- Menurut Iqbal, Denada sebagai orang tua pasti merasa bersyukur ketika mengetahui Ressa mendapatkan banyak tawaran pekerjaan.
STYLE.COM - Setelah munculnya, figura Ressa Rizky Rossani kini menjadi perhatian publik.
Diketahui, di tengah gemerlap dunia hiburan, Denada kini harus menghadapi tuntutan perdata sebesar Rp7 miliar yang diajukan oleh Ressa Rizky Rossano.
Tuntutan tersebut bukanlah perkara kecil, melainkan tuduhan pengabaian anak kandung yang diberitakan terjadi selama 24 tahun.
Perkara yang diajukan oleh Ressa Rizky terhadap putri Emilia Contessa telah terdaftar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 26 November 2025.
Sementara pengakuan itu viral, Ressa Rizky Rossano kini menerima banyak tawaran endorse.
Mengenai hal tersebut, pihak Denada memberikan respons.
Dengan perwakilan hukumnya, Muhammad Iqbal, Denada pasti merasa bahagia melihat Ressa memiliki penghasilan sendiri.
"Alhamdulillah bisa mendapatkan rezeki," kata Iqbal, dilansir dari YouTube Cumicumi, Sabtu (31/1/2026).
"Ya, seorang ibu pasti senang jika anaknya bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan yang lebih," tambahnya.
Menurut Iqbal, Denada sebagai orang tua pasti merasa bersyukur ketika mengetahui Ressa mendapatkan banyak tawaran pekerjaan.
"Alhamdulillah. Dia jadi lebih bahagia karena banyak yang mendoakan, banyak yang memberinya pekerjaan," ujar Iqbal.
"Seperti Bu Denada sebagai orang tua ya. Alhamdulillah," tambahnya.
Denada Mengakui Menyalurkan Kasih Sayang, Membayar Biaya Sekolah, dan Secara Rutin Mengirim Uang untuk Ressa
Penyanyi Denada diwakili oleh kuasa hukumnya, Muhammad Iqbal, menyatakan bahwa selama ini tidak pernah menganggap Ressa sebagai anak.
Ia mengakui bahwa ia secara teratur menunjukkan kasih sayang dan membiayai pendidikan Ressa.
"Pertama, Denada selalu menganggap Ressa sebagai anaknya. Soroti hal itu!" tegas Ikbal, dikutip dari YouTube Cumicumi, Jumat (30/1/2026).
"Yang kedua, kasih sayang tetap diberikan, biaya-biaya tetap terpenuhi. Tidak kurang-kurang, sekolah juga," tambahnya lagi.
Sang pengacara mantan istri Jerry Aurum juga menyatakan memiliki bukti transfer uang kepada Ressa, bahkan pada bulan Januari ini.
"Saya memiliki bukti transfer dari bulan Januari kemarin, tetap dikirimkan ya," tegas Iqbal.
Mengenai pengakuan pihak Ressa yang menyangkal dibiayai, bahkan tidak dianggap sebagai anak oleh Denada, Iqbal menyatakan tidak merasa cocok dengan kuasa hukum Ressa.
Saya memang tidak pernah sepenuhnya memahami secara mendalam mengenai pihak kuasa hukum penggugat dalam kasus ini.
"Seperti ini, jika semua sudah dipenuhi oleh Mbak Denada maupun Bunda Emilia, baik secara materi maupun kasih sayang, semuanya sudah diberikan. Yang ingin saya tanyakan, lalu apa drama ini? Seperti itu," katanya.
Ressa Mengakui Bekerja Sebagai Sopir Ibu Denada
Di sisi lain, pihak Ressa, diwakili oleh saudara iparnya, Ronald, mulai menceritakan pengalaman masa lalunya.
Termasuk bagaimana perlakuan ibu Denada, yang juga kakek Ressa, Emilia Contessa selama hidupnya.
Saat menghadiri podcast Denny Sumargo, Ronald menceritakan asal-mula Ressa.
"Asal mula mengapa ini menjadi viral sebenarnya terkait dengan masalah ketika dia mulai mengeksplorasi asal-usul identitasnya," kata Ronald, dilansir dari YouTube Denny Sumargo, Kamis (29/1/2026).
"Ya, karena dia sudah mulai berkembang, semakin besar maka otomatis proses rasionalisasinya mulai berjalan. Ada beberapa informasi yang beredar, ya dia sendiri mencari dan mengeksplorasi kebenaran dari informasi tersebut," canda Ronald.
Pada kesempatan tersebut, Ressa yang juga hadir menjelaskan bahwa posisi Emilia Contessa sebenarnya adalah kakeknya, tetapi dipanggil Bunda dalam statusnya sebagai Bude.
"Emilia Contessa meminta dipanggil Bunda. Bude, bude itu (tante) kakak," jawab Ressa.
Menggandeng Ressa, Ronald melanjutkan ceritanya.
Termasuk cara Emilia mengangkat Ressa, yang merupakan cucu kandungnya, sebagai sopir pribadi.
"Nah, Ressa sering diajak oleh ibunya (Emilia) pada masa itu. Terlebih ketika Bunda masih mencalonkan diri sebagai anggota dewan, saat itu (Ressa) pernah bekerja sebagai sopirnya," kata Ronald.
"Digaji nggih?" tanya Densu.
Benar, Ronald mengungkapkan besaran gaji tersebut.
"(Dibayar) Rp2 juta per bulan," jawab Ronald.
Tidak ingin disalahpahami, Ronald menjelaskan mengenai gaji tersebut.
"Dan mengapa saya harus menekankan bahwa itu memang dia dibayar, agar nanti tidak terjadi kesalahpahaman dari masyarakat bahwa seolah-olah Budenya sudah menanggung biaya hidupnya," jelas pria berkepala plontos ini.
Diolah dari artikel news.com