Satgas Saber Pangan Jaga Stabil Harga dan Pasokan Bahan Pangan -->

Satgas Saber Pangan Jaga Stabil Harga dan Pasokan Bahan Pangan

27 Feb 2026, Jumat, Februari 27, 2026

bengkalispos.com- Tim Tugas (Satgas) Penanggulangan Pelanggaran (Saber) Pangan Nasional memastikan kelancaran harga dan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga selama bulan Ramadhan.

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono selaku ketua pengarah satgas memastikan hal tersebut dengan melakukan pemeriksaan di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan pernyataan Syahar, selama periode 5 hingga 25 Februari, pihaknya telah menjalankan sebanyak 28.270 kegiatan pengawasan di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan laporan dari Posko Pusat Satgas Saber Pangan, dalam minggu ketiga masa 19–25 Februari 2026 terdapat 9.644 laporan aktivitas pemantauan.

Angka tersebut naik sebanyak 154 laporan, yaitu 1,62 persen dibandingkan minggu sebelumnya yang berjumlah 9.490 laporan.

Syahar mengungkap lima provinsi yang memiliki jumlah laporan pemantauan terbanyak selama periode 5–25 Februari 2026.

Yaitu Jawa Barat (Jabar) dengan 3.578 laporan, Kalimantan Selatan (Kalsel) sebanyak 2.388 laporan, Riau 2.224 laporan, Jawa Tengah (Jateng) 2.081 laporan, serta DKI Jakarta 1.622 laporan. Pemantauan paling besar dilakukan terhadap pedagang atau pengecer di 18.864 titik.

"Diikuti oleh 4.413 titik ritel modern, serta 2.804 titik grosir atau toko besar. Sementara itu, jumlah pemantauan terhadap distributor, produsen, dan agen lebih sedikit," katanya dalam keterangan resmi yang dikutip pada Jumat (27/2).

Dalam pernyataan yang sama, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa mengungkapkan, pengawasan tersebut memberikan dampak langsung terhadap penurunan harga beberapa komoditas penting. Terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026.

Ketut menyampaikan, beberapa bahan pokok yang mengalami penurunan harga antara lain telur ayam, daging ayam, daging sapi segar, cabai merah besar, cabai merah keriting, minyak goreng, bawang putih serta beras medium dan premium.

Meskipun beberapa komoditas pangan masih berada di atas HET atau HAP di berbagai provinsi di wilayah Indonesia Timur, tren penurunan harga tetap terlihat.

"Pengawasan yang intensif dan tindakan lanjut di lapangan terbukti berhasil menekan harga beberapa komoditas pangan utama, seperti beras premium dan sedang di Zona I dan II, cabai merah keriting, telur ayam, bawang putih serta ayam potong," katanya.

Berdasarkan hasil analisis harga, lanjut Ketut, menunjukkan beberapa komoditas masih berada di atas HET atau HAP.

Komoditas yang masih menjadi perhatian tim satgas meliputi beras premium Zona III, Minyakita, bawang merah, bawang putih di wilayah Indonesia Timur dan 3TP, daging sapi segar, daging kerbau beku, cabai rawit merah, serta gula konsumsi di wilayah Indonesia Timur dan 3TP.

"Ini menjadi tanggung jawab bersama kementerian dan lembaga terkait seperti Kemenko Bidang Pangan, Kemendagri, Kementan, Kemendag, Polri, Bapanas, Bulog serta satgas dalam terus mengambil langkah-langkah intervensi di daerah-daerah yang masih mengalami kenaikan harga komoditas pangan," ujarnya.

Ketut memastikan bahwa Tim Saber Pangan Nasional telah melakukan tindakan untuk menjaga kelancaran pasokan dan menstabilkan harga cabai rawit merah.

Hal ini dilakukan dengan bantuan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) yang bekerja sama dengan Champion Indonesia di tujuh provinsi.

Sehingga cabai rawit merah dari daerah penghasil dapat didistribusikan ke Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur.

"Satgas terus bergerak ke lapangan bersama pemerintah daerah, dinas yang berkaitan, dan aparat penegak hukum guna memastikan ketersediaan bahan pokok cukup, distribusi berjalan lancar, serta tidak ada tindakan penyimpanan berlebihan maupun manipulasi harga," tambahnya.

TerPopuler