Seni Tradisi Buka Pintu Diplomasi, Sumedang Sambut Investor dan Delegasi Kedubes Kuwait -->

Seni Tradisi Buka Pintu Diplomasi, Sumedang Sambut Investor dan Delegasi Kedubes Kuwait

1 Feb 2026, Minggu, Februari 01, 2026
Seni Tradisi Buka Pintu Diplomasi, Sumedang Sambut Investor dan Delegasi Kedubes Kuwait
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Sumedang berhasil melaksanakan diplomasi budaya dengan menerima delegasi dan investor Kuwait di Geoteater Rancakalong (31/1/2026).
  • Pertunjukan Tarawangsa serta pencak silat berhasil menarik perhatian Mayjen Hussein yang menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi.
  • Bupati Dony Ahmad Munir berharap momen ini menjadi awal kerja sama nyata dalam bidang investasi, ekonomi, dan pendidikan untuk Sumedang.

JABAR.ID, SUMEDANG -Pemerintah Kabupaten Sumedang memanfaatkan kekayaan seni tradisional sebagai alat diplomasi budaya dalam menyambut kedatangan investor dan rombongan Kedutaan Besar Negara Kuwait.

Berbagai kesenian khas Kasumedangan ditampilkan guna memperkenalkan identitas lokal sekaligus membuka kesempatan kerja sama internasional.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, di Gheoteater Rancakalong, Sabtu (31/1/2026). Delegasi Kedutaan Besar Kuwait dipimpin oleh Mayor Jenderal Hussein, yang tiba bersama rombongan para investor.

Beberapa bentuk seni tradisional ditampilkan dalam acara penyambutan tersebut, mulai dari Tarian Tarawangsa, Tarian Wayang, pertunjukan pencak silat, nyanyian genggong, hingga lagu pupuh Sunda yang penuh makna filosofis. Pertunjukan berlangsung dengan suasana hangat dan mendapat perhatian penuh dari tamu undangan.

Letnan Jenderal Hussein mengakui kagum terhadap keragaman budaya yang ditunjukkan oleh masyarakat Sumedang. Baginya, seni tradisional ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai tinggi yang masih hidup dan dipelihara oleh penduduk setempat.

"Ini bukan kali pertama saya mengunjungi Indonesia, namun pengalaman di Sumedang terasa sangat berbeda dan luar biasa," kata Hussein.

Ia juga menyoroti kehangatan masyarakat Sumedang yang dianggapnya mencerminkan sifat bangsa Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.

"Hari ini kami menyaksikan masyarakat yang ramah, terbuka, dan menerima orang asing dengan penuh kehangatan. Kami siap untuk membangun kerja sama," katanya.

Hussein juga menyampaikan rasa apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang atas sambutan yang diberikan selama kunjungannya.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa Gheoteater Rancakalong dibangun sebagai tempat ekspresi dan pelestarian seni budaya setempat agar tetap berkembang dan semakin dikenal, termasuk oleh masyarakat global.

"Teater ini kami hadirkan sebagai wadah untuk menjaga identitas budaya Sumedang sekaligus memperkenalkannya kepada dunia," ujar Dony.

Ia menekankan bahwa fungsi Gheoteater tidak hanya sebagai ruang pertunjukan, tetapi juga sebagai alat pendidikan budaya serta jembatan komunikasi antara tradisi lokal dengan kerja sama internasional.

Melalui kunjungan ini, Dony berharap tercipta kerja sama nyata dan berkelanjutan antara Sumedang dengan pihak luar, baik dalam bidang investasi, pengembangan ekonomi, pendidikan, maupun kebudayaan.

"Kami terbuka terhadap berbagai jenis kerja sama. Semoga pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sumedang," katanya.

TerPopuler