Spesialis Anestesi Uncen Diharapkan Jadi Prioritas OAP -->

Spesialis Anestesi Uncen Diharapkan Jadi Prioritas OAP

7 Feb 2026, Sabtu, Februari 07, 2026

JAYAPURA–Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Cenderawasih (Uncen) sedang mempersiapkan inovasi besar dalam dunia pendidikan kedokteran di Bumi Cenderawasih. Bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), saat ini Uncen sedang menjalani tahapan kunjungan untuk pembukaan Program Studi (Prodi) Spesialis Anestesi.

Tindakan ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua. Ketua Komisi V DPR Papua, Dina Laura Rumbiak, mengatakan bahwa kehadiran program khusus ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak tenaga medis spesialis di Tanah Papua.

Dina menyampaikan bahwa pembukaan program ini selaras dengan program akselerasi peningkatan akses dan kualitas pendidikan tenaga medis guna mendukung visi strategis Asta Cita.

"Kemendikbud telah melakukan kunjungan bersama FK Uncen dan beberapa rumah sakit rujukan di Provinsi Papua serta Kota/Kabupaten Jayapura. Ini merupakan langkah yang sangat baik karena Tanah Papua saat ini membutuhkan peningkatan jumlah dokter spesialis," kata Dina kepada awak media saat menghadiri kegiatan kunjungan Prodi Spesialis Anastesi di Rektorat Uncen, Rabu (4/2).

Menurutnya, luasnya wilayah Papua tidak seimbang dengan jumlah dokter spesialis yang tersedia saat ini. Oleh karena itu, kehadiran pendidikan spesialis di tingkat daerah dianggap sebagai cara terbaik untuk jangka panjang.

Dalam penerapannya, pendidikan dokter spesialis ini akan menggabungkan peran rumah sakit besar sebagai pusat praktik, salah satunya adalah RSUD Jayapura (Dok II).

“Kami berharap proses visitasi segera selesai agar kegiatan pendidikan dapat langsung berjalan. Kehadiran spesialis Anestesi ini sangat penting untuk membantu masyarakat di berbagai rumah sakit yang ada di Tanah Papua,” tambahnya.

Dina juga menekankan bahwa DPR Papua mendorong agar ke depan tidak hanya spesialis Anestesi yang dibuka, tetapi juga bidang-bidang spesialisasi lainnya guna melengkapi pelayanan kesehatan di Papua.

Mengenai proses perekrutan mahasiswa, Dina Laura Rumbiak menyampaikan catatan khusus. Mengingat status Papua sebagai wilayah otonomi khusus (Otsus), ia mengharapkan adanya pengakuan terhadap dokter-dokter lulusan Uncen dan putra-putri asli Papua.

TerPopuler