
bengkalispos.com/.CO.ID - JAKARTA.Perusahaan Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI) menyoroti fitur Visa Protection sebagai keunggulan dalam produk Tokio Marine Travel Partner (TMTP) untuk mengatasi meningkatnya risiko keuangan pada tahap awal perencanaan perjalanan luar negeri, khususnya berkaitan dengan kemungkinan penolakan visa.
Kepala Pengembangan Produk PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, Djoko Mulyono menyatakan bahwa pengajuan visa sering menjadi titik penting karena calon wisatawan biasanya telah menyiapkan tiket dan akomodasi sebelum keputusan visa dikeluarkan.
"Melalui Visa Protection, kami berharap dapat membantu nasabah merasa lebih aman karena adanya perlindungan tambahan yang dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan tersebut," katanya dalam pernyataan resmi, Rabu (11/2/2026).
Secara umum, Visa Protection menawarkan penggantian biaya pengurusan visa yang ditolak serta komponen biaya perjalanan lain seperti tiket dan akomodasi, selama memenuhi ketentuan, pengecualian, dan persyaratan yang tercantum dalam polis.
Skema ini ditujukan untuk meminimalkan risiko kerugian yang timbul dari faktor administratif yang berada di luar kendali pengguna.
TMI menganggap peran agen perjalanan tetap penting dalam mendistribusikan produk asuransi perjalanan sambil meningkatkan pemahaman konsumen terhadap risiko dalam bepergian.
Di forum Travel Agent Kick Off yang diikuti lebih dari 50 mitra agen perjalanan, perusahaan menekankan perlunya kerja sama agar pemilihan perlindungan sesuai kebutuhan nasabah dapat dilakukan sejak tahap perencanaan.
"Kami berharap perjalanan nasabah dimulai dengan rasa aman, bukan ketakutan. Oleh karena itu, kami terus memperkuat dukungan kepada agen perjalanan, baik dari segi proses yang lebih mudah, peningkatan layanan, maupun materi edukasi yang lebih mudah dipahami," tambah Djoko.
Di masa mendatang, TMI berencana memperkuat layanan asuransi perjalanan dengan meningkatkan kemampuan digital, menyederhanakan proses operasional, serta mengadakan kerja sama dengan mitra distribusi. Langkah ini sesuai dengan perkembangan perjalanan internasional yang semakin memerlukan perlindungan sejak tahap sebelum keberangkatan.