Veloz Hybrid Hadir di Jatim, Toyota Targetkan 500 Unit Bulanan -->

Veloz Hybrid Hadir di Jatim, Toyota Targetkan 500 Unit Bulanan

10 Feb 2026, Selasa, Februari 10, 2026

bengkalispos.com/, SURABAYA — PT Toyota-Astra Motor(TAM) menetapkan target penjualan sekitar 500 unitNew Veloz Hybrid EV per bulan di Jawa Timurseiring dimulainya penjualan resmi model tersebut dalam ajang Indonesia International Motor Show(IIMS) 2026. 

Kepala Bisnis Area Auto 2000 Jawa Timur dan Bali, Haris Prasetya, menyatakan bahwa Jawa Timur merupakan pasar penting meskipun mayoritas konsumen masih memilih kendaraan bermotor diesel, dengan kontribusinya mencapai sekitar 30%.

Jumlah pasar otomotif di wilayah Jawa Timur dan Bali pada tahun 2025 rata-rata mencapai kisaran 5.000 unit per bulan untuk seluruh jenis kendaraan, termasuk kendaraan niaga. Memasuki bulan Januari 2026, pasar otomotif Jawa Timur tercatat meningkat menjadi sekitar 7.000 unit per bulan.

Sektor menengah masih menjadi andalan. Secara historismarket shareToyota cukup tangguh di segmen ini, sehingga target 500 unit per bulan untuk Veloz Hybrid masih masuk akal," ujar Haris Prasetya saat acara regional.launchingNew Veloz Hybrid EV di Surabaya, Senin (9/2/2026).

Secara nasional, kontribusi kendaraan berintegrasi listrik Toyota yang meliputihybrid, Battery Electric Vehicle(BEV), serta teknologi elektrifikasi lainnya dalam strategimultipathwaytelah mencapai sekitar 40% dari keseluruhan penjualan. Namun, kontribusinya di Jawa Timur masih lebih kecil.

Jawa Timur ini berbeda dibandingkan daerah lain. Ada aspek ekonomi dan juga kebiasaan. Itulah mengapa kami menyediakan unittest drivedi seluruh cabang untuk memberikan edukasi kepada pelanggan tentang efisiensi bahan bakar Veloz Hybrid yang mencapai 28,9 km per liter," katanya.

Ia menegaskan, Toyota juga menargetkan perubahan proporsi penjualan antara Avanza dan Veloz. Jika sebelumnya Veloz hanya menyumbang sekitar 20% dari total penjualan keduanya, kehadiran teknologihybriddiharapkan mampu membuat rasio menjadi seimbang atau 50:50.

Namun, Haris menyampaikan bahwa Toyota tetap berkomitmen untuk meningkatkan penyebaran kendaraan elektrifikasi di wilayah Jatim dan Bali dengan melalui edukasi kepada konsumen serta penyediaan unit uji coba di seluruh jaringannya.dealer.

Perilaku konsumen di Jawa Timur dipengaruhi oleh aspek ekonomi serta kebiasaan penggunaan yang berlangsung dalam jangka panjang.

Mengenai insentif kendaraan listrik, menurutnya, ketidakpastian insentif pemerintah belum berdampak signifikan terhadap penjualan di Jawa Timur.

"Bagi wilayah ini, insentif belum menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan pembelian," ujarnya.

Dari segi pembiayaan, ia mengapresiasi kebijakan yang moderat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pelonggaran kredit kendaraan bermotor. Perusahaan menilai keseimbangan ekosistem pembiayaan antara produsen,dealerdan lembaga pendanaan perlu dipertahankan agar perkembangan industri tetap sehat.

Sementara itu, secara nasional New Veloz Hybrid EV telah mencatatkan sekitar 5.000 unit.pre-bookingsejak diluncurkan pada akhir November 2025 hingga Januari 2026. Dari angka tersebut, Jawa Timur memberikan kontribusi sekitar 10% atau 510 unit.

"Saat ini, unit New Veloz Hybrid EV masih dalam status pemesanan dengan perkiraan pengiriman hingga April 2026. Namun, TAM sedang berupaya mempercepat produksi agar unit bisa segera diterima oleh konsumen sebelum momen mudik Lebaran," katanya.

Sebagai informasi, New Veloz Hybrid EV secara resmi diluncurkan di Jawa Timur dengan harga dimulai dari Rp310 juta selama masa promo hingga semester pertama tahun 2026. Model ini termasuk dalam kategori Low MPV.full hybridMobil listrik pertama yang tersedia di pasar Indonesia dan diproduksi secara lokal.

"Toyota berharap kehadiran Veloz Hybrid EV mampu memperluas penggunaan kendaraan ramah lingkungan serta memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu daerah penopang utama penjualan nasional," katanya.

TerPopuler