5 Fakta Rudal Sejjil, Senjata Rahasia Iran Lawan AS-Israel -->

5 Fakta Rudal Sejjil, Senjata Rahasia Iran Lawan AS-Israel

16 Mar 2026, Senin, Maret 16, 2026

PERANG yang terjadi antara Amerika Serikat (AS), Israel, danIransemakin meningkat setiap harinya. Pada hari Minggu, Iran mengirimkan salah satu senjata paling mutakhirnya ke darat,rudal Sejjil. Ini merupakan kali pertama Iran memakai rudal canggih ini sejak perang dimulai pada 28 Februari.

Sajjil-2 merupakan rudal balistik berat dan jarak jauh yang mampu mencapai sasaran dalam waktu beberapa menit. Rudal ini menggunakan bahan bakar padat dan memiliki nama-nama lain seperti Sajjil, Ashoura, serta rudal Ashura.

Dikutip dari Hindustan Times, ada 5 fakta penting mengenai rudal Sejjil

1. Rudal balistik jarak menengah (MRBM) Sejjil-2 adalah senjata yang dikembangkan oleh Iran, menggunakan bahan bakar padat dua tahap, dengan estimasi jangkauan sekitar 2.000 km dan kemampuan membawa beban seberat 700 kg.

2. Berdasarkan data dari Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), rudal ini memiliki panjang sekitar 18 meter, diameter 1,25 meter, serta berat sekitar 23.600 kg.

3. Keunggulan utama Sejjil-2 adalah penggunaan mesin roket berbahan bakar padat, yang memungkinkan persiapan dan peluncuran yang lebih cepat dibandingkan dengan rudal berbahan bakar cair lama seperti seri Shahab.

4. Berdasarkan CSIS, uji coba peluncuran rudal pertama dilakukan pada tahun 2008, yang dilaporkan mampu menjangkau jarak sekitar 800 km, sedangkan uji coba kedua diadakan pada Mei 2009 untuk menguji peningkatan sistem pengarahan dan navigasi.

5. Empat uji terbang tambahan telah dijalani, di mana uji keenam dilaporkan mencapai jarak sekitar 1.900 km menuju Samudra Hindia.

Perang Iran memasuki hari ke-17, tanpa adanya tanda-tanda penurunan ketegangan yang segera terlihat.

Perang dimulai pada 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan terhadap Iran. Ketegangan meningkat setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas.

Sejak saat itu, Iran mengarahkan perhatiannya kepada Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai negara di Teluk.

Ada laporan yang menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu gugur dalam serangan dari Iran. Namun, pemimpin negara tersebut menyangkal isu tersebut dengan membagikan video di akun X-nya, di mana ia terlihat sedang menikmati secangkir kopi.

Berdasarkan laporan, lebih dari 2.000 jiwa telah kehilangan nyawa akibat perang tersebut hingga kini.

Perang ini juga telah mengganggu perekonomian dunia, terutama pasar energi, setelah Iran menghentikan perjalanan kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz, sehingga beberapa negara terpaksa mencari jalur pasokan alternatif.

TerPopuler