
LAMPUNG INSIDER- Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmawati Herdian, menyelenggarakan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Taksir Sukabumi Indah, Bandar Lampung, pada hari Kamis (5/3/2026). Acara ini diikuti oleh perwakilan pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan warga sekitar, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebutuhan gizi yang seimbang.
Strategi Nasional bagi Generasi Sehat
Program Makanan Bergizi Gratis adalah inisiatif strategis pemerintah dalam membentuk generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman tentang cara pelaksanaan program serta manfaatnya bagi anak-anak, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan program tersebut.
Rahmawati Herdian Menekankan Pentingnya Investasi Pangan Anak
Di dalam pidatonya, Rahmawati Herdian menekankan bahwa Program MBG merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
"Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk menghasilkan generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan memiliki kemampuan bersaing tinggi di masa depan," kata Rahmawati.
Ia menyampaikan, peran masyarakat sangat krusial dalam memastikan program berjalan secara efisien dan tepat sasaran.
“Kami berharap masyarakat turut serta dalam memantau program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh penerima, khususnya anak-anak yang memerlukan asupan gizi yang layak untuk pertumbuhan dan perkembangan,” tambahnya.
Kerja sama antara Pemerintah dan Badan Nutrisi Nasional
Kegiatan ini berjalan berkat kerja sama antara DPR RI dan Badan Gizi Nasional, serta bantuan dari pemerintah setempat. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu fokus utama nasional yang diwacanakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, guna memastikan anak-anak Indonesia menerima asupan gizi yang seimbang.
Kebaikan Program MBG untuk Anak dan Keluarga
Program MBG menyediakan tambahan nutrisi yang dapat mendukung perkembangan anak, meningkatkan kekebalan tubuh, serta memperkuat prestasi akademik. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat lebih memahami peran penting gizi dalam pendidikan dan kesehatan anak.