Bupati Lebak Heboh Saat Halalbihalal, Amir Hamzah Keluhkan Hinaan -->

Bupati Lebak Heboh Saat Halalbihalal, Amir Hamzah Keluhkan Hinaan

31 Mar 2026, Selasa, Maret 31, 2026

JATENG.COM, LEBAK –Perayaan Halalbihalal Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3/2026), memicu diskusi menarik.

Karena itu, acara yang bertujuan untuk saling memaafkan justru dihiasi oleh ketegangan antara dua tokoh utama di Lebak, yaitu Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah.

Terungkap bahwa hubungan mereka selama ini memang tidak begitu hangat.

Wakil Bupati Amir Hamzah bukan hanya sekali menerima penghinaan dari Hasbi Jayabaya.

Ini kali kedua. Di beberapa dinas sering, berbicara kasar tidak pantas," katanya saat diwawancarai di rumahnya, setelah meninggalkan Pendopo Bupati Lebak.

Berikut kronologi peristiwa halalbihalal.

Peristiwa ini terjadi saat berlangsungnya pidato resmi di hadapan para pegawai pemerintah daerah.

Peristiwa dimulai ketika Hasbi menyampaikan pidato yang menyentuh batasan wewenang wakil kepala daerah sesuai dengan Pasal 66 Undang-Undang ASN.

Hasbi menyoroti perilaku Amir Hamzah yang dianggapnya tidak sesuai aturan.

"Di dalam Undang-Undang ASN Pasal 66, tugas wakil bupati sudah jelas. Tidak diperbolehkan memanggil kepala dinas ke rumahnya, kecuali ada penugasan atau bupati tidak dapat hadir," kata Hasbi dari atas mimbar.

Singgung Status Mantan Narapidana

Kondisi semakin membara ketika Hasbi menyebut kembali status lama Amir Hamzah sebagai mantan tahanan di dalam pidatinya.

Mendengar pernyataan tersebut, Amir yang sedang duduk di barisan depan langsung bangkit dari kursinya dan berusaha mendekati Hasbi menuju panggung.

Tindakan Amir segera dihentikan oleh beberapa pihak yang berada di lokasi.

Kepala Sekretariat Daerah (Sekda) Lebak, asisten pribadi bupati, serta istri bupati terlihat ikut campur untuk mengatasi situasi agar tidak semakin memburuk.

Untuk meredakan situasi, Amir kemudian ditemani dua orang pegawai negeri sipil dan diarahkan keluar dari area pendopo.

Acara Berlanjut Tanpa Wakil Bupati

Setelah kejadian tersebut, rangkaian acara halalbihalal tetap berlangsung.

Bupati Hasbi melanjutkan aktivitasnya dengan berjabat tangan bersama para pegawai negeri sipil dan diakhiri dengan acara makan bersama.

Namun, Wakil Bupati Amir Hamzah tidak terlihat mengikuti rangkaian penutup acara tersebut.

Setelah acara, Hasbi membela pernyataannya sebagai bagian dari gaya komunikasi dan nada bicaranya.

Ia mengatakan bahwa status masa lalu Amir justru menjadi keberhasilan karena mampu bangkit hingga menjabat sebagai wakil bupati.

"Memang nada bicaraku seperti itu. Pak Amir Hamzah juga pernah menerima penghargaan," ujar Hasbi.

Amir Hamzah Menyesalkan Etika Politik Bupati

Di sisi lain, Amir Hamzah menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap bupati.

Menurutnya, forum nasional memiliki etika dan kesopanan politik yang perlu dipertahankan, terlebih dalam suasana lebaran yang seharusnya menekankan persatuan.

"Ini adalah forum negara, terdapat etika dan kesopanan politik. Seharusnya menyampaikan hal-hal yang mempersatukan, bukan sebaliknya," tegas Amir.

Sampai berita ini dirilis, kejadian tersebut menjadi topik perbincangan hangat di kalangan Pemkab Lebak, mengingat perselisihan terbuka antar pimpinan daerah terjadi dalam acara formal keagamaan. (Kompas.com)

TerPopuler